Terbaru

Ronggeng Kematian (2024): Review Film Horor Indonesia

Ronggeng Kematian (2024): Review Film Horor Indonesia



Ulasan ini sebenarnya dibuat untuk spesial horor Oktober tahun 2024 di Opinia. Sebuah film horor yang rilis di prime video, yang isinya agak 'menjijikkan' dengan idenya yang sebenarnya agak mirip dengan KKN di Desa Penari.


Yuuk, temenin Kak Bi review film Ronggeng Kematian~~


***


***


Sinopsis Film Indonesia Ronggeng Kematian:

Suatu ketika, empat orang yang dulunya mahasiswa dan sempat membangun kincir angin ketika KKN, kembali ke desa Mangunsari. Kedatangan mereka bertujuan untuk memenuhi undangan warga demi menerima piagam penghargaan dari desa Mangunsari. 

Empat orang ini adalah Adit, Yudi, Ricky dan Akhsan. Kedatangan mereka pun disambut oleh warga dan sepasang kekasih; Hadi dan Larasati yang merupakan anak lurah dan seorang penari ronggeng baru.

Namun, ketika berada di rumah singgah yang dulu mereka tempati, kejadian misterius justru mulai terjadi. Mereka mulai dihantui oleh sosok hantu penari ronggeng yang hilang secara misterius di desa Mangunsari, mereka juga mulai kehilangan kepercayaan satu sama lain.

Sosok Sulastri adalah hantu penari Ronggeng yang sesekali sering merasuki Larasati sebagai penari ronggeng baru. Perlahan tapi pasti, Sulastri semakin liar, bukan hanya mencari penerus yang layak mewarisi kemampuan menari, Sulastri juga ingin balas dendam kepada dalang sebenarnya di balik kematian yang mengerikan. 

Sulastri sang Ronggeng, harus balas dendam. Agar warga desa Mangunsari tenang.


***


Review film Ronggeng Kematian: Rating 7.4/10 untuk film yang coba tampil beda meskipun pakai tema yang sama dengan KKN di Desa Penari. 

Film Ronggeng Kematian mungkin tidak sesempurna yang aku bayangkan, tapi tetap ada daya tariknya sendiri dan lumayan seru walau aku banyak meringis saat menonton.


Baca juga: REVIEW ABADI NAN JAYA (2025) | FILM ZOMBIE INDONESIA DI NETFLIX

Horor lainnya: [SPOOKTOBER] SUNYI (2019): INDONESIAN HORROR MOVIE, ADAPTED FROM WHISPERING CORRIDOR


Review Film Ronggeng Kematian: Kelebihan Film

1. Konsep dan pengembangan ceritanya menarik: Cerita dari film ini menawarkan perpaduan antara mistis, teror dan thriller, di mana sebagai penonton kita akan diajak menebak siapa pembunuh Sulastri. Meskipun Kak Bi berhasil menebak siapa pembunuh Sulastri, tapi bukannya kesal karena tebakan benar. Justru kepuasan yang didapat, sebab si pembunuh dapat akibat yang setimpal.

Alurnya maju-mundur, tapi rapi membuat cerita tetap fokus dan tidak membingungkan. Pokoknya pembagian, dari cerita awal pasangan Hadi dan Larasati, penemuan selendang Sulastri, kedatangan para mantan mahasiswa KKN sampai ke proses balas dendam dan ending, semuanya diceritakan dengan baik.


2. Film ini membawakan pesan moral yang dalam tentang tata krama, kejujuran dan karma, di mana setiap kesalahan atau pelanggaran pasti akan dapat konsekuensinya. 

Meskipun berlatar horor, pesan ini jadi kasih dimensi dan esensi yang lebih mendalam soal 'berani berbuat, ya berani bertanggung jawab.'


3. Mau puji sinematografinya sih, meskipun terkesan sederhana tapi semuanya terasa keren. Mulai dari angle kamera, setting, make up sampai editing-nya, tapi ada catatan kecil juga yang berhubungan dengan ini, nanti aku jabarin di bagian kekurangannya.

Di sini mau muji, cara pengambilan gambar mulai dari adegan cekek leher di rumah singgah, adegan buang mayat dari rumah singgah ke sumur, si odgj yang loncat, perpindahan penari ronggeng dari Larasati ke hantu Sulastri, adegan gore yang mengerikan dalam proses balas dendam, sampai satu rangkaian penuh adegan yang bikin aku paling nggak nyaman yaitu malam pertama si pelaku pembunuhan. Dduh...


4. Film ini penggunaan jumpscare-nya cukup terbatas. Enak banget deh, nyaman. Kita disajikan horor yang menegangkan dan menjijikkan alih-alih mengagetkan. 

Ronggeng Kematian berhasil membangun atmosfer seram, dengan penggunaan jumpscare yang nggak berlebihan ya meskipun ada beberapa terasa mengganggu. Tapi, masih di bawah batas kalau nontonnya tutup kuping eheheh.


***


Review Film Ronggeng Kematian: Kekurangan Film

1. Meskipun secara cerita film ini bagus, tapi ini alurnya lamban. Slow Burn gitulah ceunah, kalau kata tukang review film profesional. Film ini perlu waktu banyak untuk membangun tensi dan konflik. Tapi, karena alur maju mundurnya rapi, meskipun terasa lamban, sama sekali nggak membosankan bagiku. 

Namun, bisa jadi bagi Pengembara ini bakal membosankan sih. Karena memang lumayan lama masuk ke 'tujuan utama film'. Hal membosankan lainnya adalah obrolan yang entah kenapa nggak perlu dan cuma menambah-nambah durasi film aja.


2. Bagi yang suka jumpscare jedag-jeduk, dwar-dwer-dwor, dan bikin jantung copot seketika. Film ini kurang, soalnya meski bertema mistis, banyak teror yang dihadirkan tidak begitu kuat. Tapi, aku yakin horor kayak gini lebih aman untuk jantung dan si penakut. Meskipun kamu pasti bakal susah lupain malam pertama si pembunuh utama. Karena, hueekk.


3. Kak Bi sudah mention di atas kan kalau berhasil menebak siapa pelaku pembunuhan, bahkan dari awal ke empat orang itu kembali ke desa Mangunsari. Yep, film ini punya berbagai plot yang cenderung mudah ditebak. 


4. Tone warna film ini sebenarnya bagus, cuma Kak Bi jadi agak terganggu dengan warna-warna biru dan hijau di beberapa tampilan saat Larasati menari. Serasa lagi konser dan menurunkan efek mistisnya wkwkw.


***


Review Film Ronggeng Kematian vs. KKN di Desa Penari:

Karena sama-sama pakai latar desa, penari mistis dan mahasiswa KKN. Aku sempat membandingkan film ini dengan KKN di Desa Penari

Namun, Ronggeng Kematian berusaha tampil beda dengan fokus pada elemen misteri dan berbagai adegan yang intens banget. Meskipun tidak memiliki atmosfer horor sekuat KKN di Desa Penari, aku yakin Pengembara pasti bakal ikut larut dan memecahkan teka-teki yang terjadi di desa Mangunsari.

Untuk beberapa hal yang sudah Kak Bi sebutkan di bagian kelebihan, tentu saja membuatnya jadi semakin menarik dibandingkan KKN di Desa Penari. Sayang, film ini underrated jadinya, karena nggak seramai KKN di Desa Penari. Tapi, hmm, ini masih belum jadi film horor Indonesia favorit Kak Bi sih.


***


Sekian review film kali ini. Film Ronggeng Kematian ini cocok bagi Pengembara yang mencari horor dengan sentuhan misteri dan adegan 'berdarah', bukan sekadar jumpscare doang.

Oh ya, terima kasih sudah baca review film Ronggeng Kematian sampai selesai. Review film ini dibuat berdasarkan mood saat menonton, jenis tontonan dan penilaian pribadi, jadi mohon maaf kalau ada salah-salah kata ya.

Komentar

Popular