Terbaru

Review Film Tomb Raider (2018): Review Kak Bi

Review Film Tomb Raider (2018): Review Kak Bi


Lara Croft kembali lagi, tapi kali ini bukan diperankan oleh Angelina Jolie. Ini film Tomb Raider 2018 yang mengangkat kisah Lara Croft dengan versi terbarunya.

Alicia Vikander memerankan Lara Croft versi 2018 ini dengan sangat baik. Yuk, simak ulasan selengkapnya di bawah ini:


***


Info Film

Judul: Tomb Raider

Sutradara: Roar Uthaug

Penulis Naskah: Geneva Robertson-Dworet, Alastair Siddons, Evan Daugherty

Genre: Aksi, Petualangan, Fantasi, Thriller

Pemain: Alicia Vikander, Dominic West, Walton Goggins, Daniel Wu

Rilis: Rilis di Indonesia pada 7 Maret 2018

Durasi: 1 jam 59 menit

Negara: Amerika Serikat 

Rating Usia: 14+


***


Sinopsis Film Tomb Raider (2018):

Lara Croft (Alicia Vikander) adalah putri dari seorang petualang; Lord Richard Croft (Dominic West). Sang ayah menghilang ketika dia masih remaja. 

Kini, sebagai seorang wanita muda berusia dua puluh satu tahun tanpa tujuan atau fokus yang jelas, Lara menjalani kehidupan di jalanan East London yang penuh kekacauan sebagai kurir sepeda, nyaris tidak mampu membayar sewa, dan mengambil kelas yang jarang dihadirinya. 

Bertekad untuk mencari jalannya sendiri, dia menolak untuk mengambil alih kekayaan ayahnya dan juga menolak kabar bahwa ayahnya benar-benar telah tiada.

Setelah menghadapi tujuh tahun tanpa ayahnya, sesuatu mendorong Lara untuk memecahkan teka-teki kematian misterius ayahnya.

Lara mencari tujuan terakhir ayahnya, yaitu sebuah makam legendaris di pulau mitos yang mungkin berada di sekitar pantai Jepang. Akan tetapi, misinya tidak mudah; bahkan untuk mencapai pulau tersebut begitu berbahaya. 

Lara menghadapi segala rintangan dan hanya bersenjatakan kecerdasan, keyakinan buta, dan semangat keras kepala. Jika dirinya selamat dari petualangan ini, Lara akan mendapatkan julukan Tomb Raider alias si Penjarah Makam.


***


Review Film Tomb Raider: Rating 7 untuk film comeback-nya si Lara Croft versi terbaru.

Tomb Raider membawa kita sebagai penonton untuk mengikuti kembali perjalanan penuh tantangan dan bahaya yang harus dihadapi oleh Lara versi 2018.


Baca juga: REVIEW THE SUSPECT: FILM AKSI-MATA-MATA YANG PENUH INTRIK DAN KETEGANGAN

Review lainnya: MERCY FOR NONE (2025) | REVIEW DRAKOR YANG LAKI BANGET!


Review Film Tomb Raider (2018): Kelebihan

1. Salah satu aspek yang paling menonjol dari film ini adalah penampilan Alicia Vikander sebagai Lara Croft, menggantikan Angelina Jolie sebagai Lara Croft yang aku kenal sejak kecil. 

Beruntung, Alicia Vikander berhasil membawa karakter Lara Croft dengan fisik yang atletis dan kemampuan akting yang bagus. Dia memberikan performa yang intens dan realistis, terutama dalam adegan-adegan aksinya yang terlihat natural dan seperti tidak banyak dibantu oleh CGI secara berlebihan. 

Mbak Alicia ini berani melakukan beberapa aksi sendirian. Wah, keren sih.


2. Beberapa momen sinematografi dalam film ini berhasil menciptakan kesan mendalam dan visualnya menarik. Efek khusus yang dipakai juga tampak cukup realistis, terutama dalam adegan-adegan aksi dan petualangan. Mungkin pengaruh zaman dan alat-alat yang sudah lebih canggih untuk produksi film semacam ini.

Lara Croft juga digambarkan sebagai sosok manusia yang nyata dengan segala keterbatasannya.


3. Bagian awal film ini walau agak membosankan, tapi dieksekusi dengan baik dalam hal pengenalan karakter si Lara Croft. Dia diperkenalkan dengan cara cerdas dan lumayan menarik.


***


Review Film Tomb Raider (2018): Kekurangan

1. Meskipun dimulai dengan menjanjikan, plot film ini ternyata sangat mudah ditebak gaes. Nggak ada twist atau elemen kejutan yang wah banget, sehingga alur cerita terasa datar dan monoton. Banyak momen yang seharusnya bisa menjadi puncak ketegangan justru jadi hambar karena sudah bisa diprediksi sebelumnya.


2. Entah kenapa, dialog dalam film ini tidak mampu mendukung alur cerita dengan baik. Selain tidak sebanyak celotehan Lara Croft versi Angelina Jolie, juga banyak dialog yang terasa klise dan mengurangi emosi yang ingin disampaikan.


3. Berbeda dengan Tomb Raider versi Angelina Jolie yang seolah keliling dunia. Hampir seluruh film ini berlatar di satu pulau aja. Ya, meskipun pada awalnya menarik, tapi lama-kelamaan terasa bosan juga. Apalagi dengan durasi hampir dua jam, seharusnya ada variasi lokasi yang lebih banyak untuk menjaga dinamika visual dan mood penonton.


4. Karakter antagonis dalam film ini datar banget dan seolah bukan sebuah ancaman yang berarti. Mungkin karena 'predictable' kali ya?

Entah kenapa ini bikin konfrontasi antara Lara dan musuhnya kurang menegangkan dan berkesan. Kayak yang, ya udah, oh gitu?


***


Kunci Tomb Raider versi 2018 adalah performa luar biasa dari Alicia Vikander sebagai Lara Croft sih. Sayangnya terhambat alur cerita yang mudah ditebak dan dialog yang lemah.

Bagi penggemar berat seri Tomb Raider atau Alicia Vikander, film ini masih layak untuk ditonton, tetapi bagi yang mencari petualangan sangat menantang dan tidak terduga, film ini mungkin akan agak mengecewakan.

Oh ya, btw aku review film ini berdasarkan apa yang ditonton ya ... Soalnya aku nggak pernah memainkan game-nya walau aku memang tahu game Tomb Raider ini.

Mau mengingatkan lagi, review film ini bersifat personal ... mood saat menonton, tipe genre yang ditonton dan performa film mempengaruhi ulasan yang dibuat. Mohon maaf bila ada salah-salah kata ya....

Oh ya, aku sudah bahas Tomb Raider versi Angelina Jolie di blog Memoar Sinema:

1. https://memoarsinema.blogspot.com/2026/02/lara-croft-tomb-raider-2001-review-film.html

2. https://memoarsinema.blogspot.com/2026/02/lara-croft-tomb-raider-cradle-of-life.html


Komentar