Review Film Keluarga: CHUPA (2023)
Review Film Keluarga: CHUPA (2023)
Review film kali ini masih yang ringan-ringan ya eheheh.... Review film Chupa yang sempat aku bahas di Rekomendasi film 2023 yuk...
Mari duduk manis, sambil baca review film singkat yang satu ini.
***
Info Film
Judul: Chupa
Sutradara: Jonás Cuarón
Penulis Naskah: Sean Kennedy Moore, Joe Barnathan, Marcus Rinehart
Genre: Aksi, Petualangan, Drama, Keluarga, Fantasi
Pemain: Evan Whitten, Demián Bichir, Nickolas Verdugo, Ashley Ciarra, Christian Slater
Rilis: 7 April 2023
Durasi: 1 Jam 35 Menit
Negara: Amerika Serikat, Mexico
Rating Usia: 10+
***
Sinopsis Film Chupa:
Saat mengunjungi keluarganya dari Kansas City ke Mexico, seorang bocah pemalu dan penyendiri; Alex berhasil menemukan hewan legenda dan berteman dengan makhluk mitologi; Chupacabra muda yang bersembunyi di gudang rumah kakeknya.
Kakeknya adalah mantan juara Lucha Libre. Di rumah kakek ada sepupu Alex yang energetik dan terobsesi dengan gulat, Memo. Lalu, sepupu yang pemberani dan modis, Luna. Chupacabra muda, yang dia temui mirip sosok dari kisah Chupacabra yang ditakuti karena konon katanya sering memangsa ternak.
Alex, bersama kakek dan sepupunya harus melindungi Chupacabra yang mereka beri nama Chupa dari ilmuwan berbahaya, Richard Quinn yang sedang memburu makhluk itu untuk dikuasai kekuatannya.
Untuk melindungi Chupa dari bahaya yang mengancam, Alex memulai petualangan besar.
***
Review film Chupa: Rating 8/10 untuk film keluarga yang seru banget ini. Aku suka, vibes-nya Coco dan Encanto versi Live Action banget.
Film ini, film yang ditujukan untuk keluarga. Lumayan ramah anak walau ada adegan aksinya, beberapa kekonyolan mewarnai film yang entah kenapa aku suka-suka aja saat menontonnya.
Baca juga: ZOM 100: BUCKET LIST OF THE DEAD (2023) | FILM ZOMBIE JEPANG LUCU
Review lainnya: FILM SHARPER (2023): REVIEW NURWAHIDAH BI
Review Film Chupa: Kelebihan Film
Ceritanya menyenangkan untuk diikuti, bisa menghibur untuk seluruh keluarga karena visualnya menarik. Desain Chupa bagus banget, kayak anak anjing, cukup imut sehingga dapat dinikmati oleh anak-anak. Apalagi sense of humor-nya juga bukan tempelan doang.
Chupa pun memberikan pesan-pesan positif tentang pentingnya menerima dan melindungi perbedaan. Tema perlindungan hewan langka juga masuk banget, kalau digali lagi sebenarnya banyak pesan positif dari film ini. Oh ya, film ini memperkenalkan seni bela diri gulat dan kebudayaan Meksiko loh.
Perjalanan dan petualangan Alex di Meksiko, vibes-nya Amerika latin banget kayak Coco yang setting-nya Desa Santa Cecilia di Meksiko dan Encanto di pegunungan Kolombia. Tapi, ini kayak versi live action, di mana mereka semua harus jadi babysitter si Chupa ehehe.... Alex yang agak introvert juga bisa menemukan hal yang bikin dia keluar dari zona nyaman dan menjalani petualangan hidupnya ketika harus melindungi Chupa dari ilmuwan.
Review Film Chupa: Kekurangan Film
Target penonton film ini, benar-benar kelihatan banget untuk penonton yang sudah berkeluarga dan punya anak-anak di bawah 12 tahun. Bagi penonton dengan usia dewasa dan iseng-iseng nonton mungkin bakal merasa kalau film ini biasa aja.
Bagiku sendiri, entah karena sudah lama nggak menonton film yang hangat dengan pesan dan kesan keluarganya kuat kayak Chupa sehingga aku nggak ada masalah dengan target audiens yang terkesan memang bukan untukku wkwkwk....
Meskipun begitu, aku bisa dengan mudah bilang kalau beberapa elemen ceritanya memang gampang banget diprediksi, bahkan ending-nya pun berhasil diprediksi dengan mudah. Tapi, hal ini sama sekali tidak merusak pengalaman menonton kok. Mungkin sengaja dipermudah biar gampang dicerna anak-anak.
Satu aja yang menurutku terlalu kurang, villain-nya. Entahlah aku nggak suka sama villain-nya.
***
Film yang hangat dan penuh makna ini, bukan sekadar film anak-anak yang menggabungkan elemen petualangan, persahabatan, dan pesan positif aja. Dengan visualnya yang menarik dan karakter yang bagus, film ini cocok dinikmati bersama keluarga.
Nah, sekian review film keluarga Chupa. Tulisan singkat ini bersifat personal ya ... mood saat aku menonton, tipe genre yang kutonton dan performa drama atau film mempengaruhi ulasan yang kubuat.

Komentar
Posting Komentar