Mother (2020): Review Singkat Film Jepang Ibu dan Anak
Mother (2020): Review Singkat Film Jepang Ibu dan Anak
Halo, Pengembara. Udah lama aku nggak review film Jepang ya?
Kali ini aku mau mengulas film Mother, tali cuma secara singkat aja. Nggak panjang kok ini. Film ini dilabeli dewasa dan diberi rating usia 16+ karena menampilkan hubungan toxic antara ibu dan anak.
Mending langsung masuk ke pembahasannya ya~~
***
Info Film
Judul: Mother
Sutradara: Tatsushi Omori
Penulis Naskah: Tatsushi Omori, Takehiko Minato
Genre: Drama, Thriller
Pemain: Masami Nagasawa, Sadao Abe, Halo Asada, Sho Gunji, Daiken Okudaira
Rilis: 3 Juli 2020
Durasi: 2 Jam 6 Menit
Negara: Jepang
Rating Usia: 16+
***
Sinopsis Film Mother:
Berkisah tentang kehidupan seorang ibu tunggal bernama Akiko Misumi (Masami Nagasawa) yang sepertinya punya gangguan mental. Akiko yang penuh tekanan dan tidak stabil secara emosional ini membesarkan putranya, Shuhei (Daiken Okudaira) dengan kondisi sulit dan serba kekurangan.
Kehidupan mereka berdua penuh dengan kesulitan, di mana Shuhei kecil harus menghadapi kemiskinan, kekerasan, dan keterasingan sosial. Akibat ulah ibunya yang seorang pecandu judi.
Sementara Akiko, terus-menerus bertahan hidup tanpa penghasilan tetap, sering kali memanfaatkan Shuhei sebagai alat untuk memenuhi kebutuhan dan ambisi pribadinya.
Shuhei pun tumbuh dengan berbagai pengalaman pahit, tapi terjebak dalam sebuah lingkaran cinta yang tak sehat dari ibu dan sekitarnya. Membuat Shuhei rela melakukan apa saja untuk memenuhi keinginan sang ibu; termasuk membunuh sekalipun.
***
Rating 7.7/10 untuk film yang sebenarnya agak terlalu sulit ditonton karena lumayan dark dan bikin geregetan ini.
Review lainnya: REVIEW CONFIDENCE QUEEN (2025): KOCAKNYA PARA PENIPU INI
Kelebihan Film Jepang Mother:
- Film sepanjang 2 jam 6 menit ini membawa kita menyusuri perjalanan emosional yang penuh dengan kesedihan dan frustrasi. Konflik antara kasih sayang dan kekerasan dalam hubungan Akiko dan Shuhei jadi fokus utama film ini. Kasih sebuah pelajaran singkat, kalau belum siap berumah tangga, belum siap punya anak, mending tolong jangan nikah dan bikin anak dulu deh. Kalau ujung-ujungnya anak menjadi korban keegoisan seorang ibu yang belum dewasa pemikirannya.
- Film ini memperlihatkan sisi gelap dari kehidupan keluarga yang terpinggirkan, dengan menyoroti kerapuhan emosional dan kemungkinan gangguan mental yang dialami seorang ibu. Tema kekerasan dalam rumah tangga dan ketidakpedulian lingkungan sekitar tersampaikan dengan baik banget, sampai-sampai rasanya sakit jika melihat posisi Shuhei sebagai anak.
- Akting Masami sebagai Akiko sangat kuat, dia mampu menghadirkan karakter yang penuh kebencian. Pokoknya huh nyebelin banget. Akting yang jadi Shuhei kecil juga bagus banget sih. Top!
***
Kekurangan Film Jepang Mother:
- Walaupun akting pemeran Akiko bagus, pemeran anaknya juga bagus-bagus. Sayangnya para pemain lain punya akting yang flat. Beberapa karakter dari pemain tambahan rasanya kurang sampai ke aku
- Ditambah karakter Shuhei remaja yang terlalu pasif, patuh dan kurang realistis dalam menanggapi perilaku ibunya, bikin film jadi lebih dramatis dan malah justru aneh bin ngeselin. Apalagi beberapa adegan terasa cepat banget pergeseran waktunya, bikin kurang nyaman.
- Oh ya, adegan 'dewasa' dan 'kekerasan' yang ditampilkan entah kenapa agak menggangguku. Mungkin pengaruh di luar ekspektasi kali ya, serta beberapa adegan dan aktingnya yang kaku dari pemeran sampingan dan film ini bagiku lebih cocok dilabeli 18+.
***
Bagi Pengembara yang suka kisah-kisah emosional dan mencari pelajaran hidup bahwa nggak semua anak itu durhaka, Mother bisa menjadi salah satu pilihan yang menarik.
Oh ya, karena ulasan ini di-update saat hari Kartini. Aku mau berterima kasih kepada para wanita dan para ibu yang baik hati, bertanggung jawab, tulus dan bijaksana di luar sana. Selamat hari Kartini ya~~

Komentar
Posting Komentar