Terbaru

Nightbooks (2021): Review Film Penculikan Anak oleh Penyihir

Nightbooks (2021): Review Film Penculikan Anak oleh Penyihir

review-film-nightbooks-01.jpg


Review film kali ini adalah tentang film penculikan yang dilakukan oleh seorang penyihir. Loh? Gawat nih! Penyihir semakin merajalela.

Ekhem, film penculikan ini diwarnai oleh horor, dark jokes dan fantasi yang wajib Pengembara tonton loh. Simak ulasan dan sinopsis lengkap film penculikan oleh penyihir bernama Natacha ini ya.


***


Info Film

Judul: Nightbooks

Sutradara: David Yarovesky

Penulis Naskah: Mikki Daughtry, Tobias Iaconis dan berdasarkan buku Nightbooks oleh J.A. White

Genre: Keluarga, Fantasi, Horor, Misteri

Pemain: Winslow Fegley, Lidya Jewett, Krysten Ritter

Rilis: 15 September 2021, Netflix 

Durasi: 103 menit

Negara: Amerika Serikat 

Rating Usia: 12+


***


Sinopsis Nightbooks, Film Penculikan oleh Penyihir:

Di sebuah apartemen di Brooklyn, New York, ada seorang anak laki-laki bernama Alex yang merupakan seorang pencinta horor.

Alex mendengar orangtuanya membahas tentang obsesinya terhadap cerita horor. Alex malah bersikap tantrum, mengambil "Night books"-nya, dan pergi ke basement dengan rencana membakarnya. 

Tapi, lift tiba-tiba berhenti di lantai gelap lorong apartemen. Sebuah pintu apartemen terbuka dan menayangkan acara TV favorit Alex, "The Lost Boys." Alex masuk dan memakan sesuatu. Dia pun pingsan.

Alex terbangun di apartemen yang dapat berpindah-pindah untuk mencari mangsa. Di apartemen itu tinggallah seorang penyihir jahat yang menculik Alex dan menahannya di ruangan tersembunyi.

Penyihir meminta Alex untuk menulis cerita menakutkan setiap hari dalam sebuah buku dan tidak boleh berakhir happy ending. Penyihir itu mengancam akan membunuhnya, apabila Alex menolak keinginan itu.

Alex pun bertemu tahanan lain; Yasmin, seorang anak perempuan yang diculik dari apartemen di Washington DC dan mereka mencoba untuk bertahan hidup dengan memanfaatkan semua benda yang mereka temui di apartemen untuk dijadikan bahan cerita. Bersamaan dengan itu mereka berdua mencoba untuk melarikan diri dengan melewati labirin yang dipenuhi berbagai bahaya, sebelum keduanya tertangkap oleh penyihir lain.


***


Review film penculikan Nightbooks: Rating 8/10 untuk film penculikan yang memaksa Alex untuk terus membuat cerita horor bagi sang penyihir jahat.

Bayangin aja, secinta-cintanya kita pada cerita horor. Tapi, kalau dipaksa menulis dan membacakan bab cerita horor baru dan fresh setiap malam. Rasanya pasti stress banget, apalagi untuk anak sekecil Alex. 

Nah, Nightbooks ini kayak gitu. Ini adalah film dark fantasi yang diangkat berdasarkan sebuah buku anak bergenre horor-fantasi tahun 2018 buatan J. A. White.

Film ini lumayan menyenangkan, cocok dinonton pas momen Halloween gitu. Apalagi ditonton satu keluarga, bakalan seru sih.


Baca juga: PENGALAMAN HOROR NURWAHIDAH BI | CURCOL KAK BI

Review lainnya: RAMPANT (2018): REVIEW FILM ZOMBIE KOREA


Review Film Penculikan Nightbooks: Plot Ringan dan Karakter Bagus

Film ini memunculkan pemain anak-anak yang terbilang aktingnya agak kaku, tapi nggak jelek juga sih eheheh. Alih-alih Alex, aku lebih suka pembawaan karakter Yasmin. Si gadis yang diculik dan terperangkap di apartemen penyihir selama bertahun-tahun lalu dipaksa untuk menjadi pelayannya. Hidupnya langsung berubah saat ada Alex di apartemen. Serasa kayak jadi kakak yang ngemong dan jagain adeknya banget.

Karakter Natacha si penyihir juga entah kenapa cocok banget diperankan sama Krysten Ritter. Vibes jahat dan jadul berasa banget di dia, kayak lagi lihat versi nyonya kaya yang jahat tapi punya cerita di balik kelakuannya itu.

Secara plot cerita, meskipun agak misterius dan tentunya horor. Ini horor ringan banget sih, cocok ditonton anak-anak yang di atas 10 tahunan gitu. Kalau usianya di bawah itu, sebaiknya jangan. Takutnya malah kebawa mimpi wkwkw.... 

Horor, misteri dan fantasinya seimbang, ditambah bumbu komedi yang bikin tambah ringan-ringan aja buat ditonton. Pokoknya, entah itu kejutan yang fresh, dongeng klasiknya, ritme dan narasinya ditulis dengan baik dan sangat menghibur.


***


Review Film Nightbooks: Kelebihan Sekaligus Kekurangan Film

Film Nightbooks menurutku aman ditonton anak-anak di awalnya doang, soalnya 30 menit terakhir bakalan lumayan menakutkan bagi anak-anak, meskipun buat yang umur di atas 10 tahun ehehe. Untungnya film ini tidak full berdarah-darah dan kekerasan gitu.

Plot ringannya, akting pemain dan visual ceritanya bakal mudah dicerna anak-anak. Tapi, buat kita yang udah tuir film ini terkesan cemilan setelah makan besar. Horor, tapi nggak semenakutkan itu. Anehnya malah bikin penasaran. Makanya ini jadi kelebihan sekaligus kekurangan film.

Oh ya, visual film dan CGI-nya cukup bagus. Berasa fresh, cuma memang berasa banget tone warna anak-anak, alias kurang gelap bagi orang dewasa eheheh.


***


Kalau kamu punya kesempatan buat ngubek-ngubek Netflix, bisa banget nonton Nightbooks. Aku nonton ini udah lama sih, awalan 2022. Jadi pengin nonton ulang sama anak. Eh, anak siapa nih? Nggak punya weh 🤣

Film ini worth it to watch kok, karena bukan cuma sekadar film penculikan biasa yang isinya kejar-kejaran, sekap-sekapan, atau darah-darahan. It's entertaining!

Oke, sekian ulasan ini. Terima kasih sudah membaca review Nightbooks, film penculikan oleh penyihir. Tulisan singkat ini bersifat personal ya ... mood saat aku menonton, tipe genre yang kutonton dan performa drama atau film mempengaruhi ulasan yang kubuat. 

Komentar

Popular