American Murder: The Family Next Door (2020) | Review Dokumenter
American Murder: The Family Next Door (2020) | Review Dokumenter
Hai hai, Pengembara. Kak Bi mau mengulas salah satu film dokumenter dokumenter terbaik, American Murder: The Family Next Door (2020) yanh pernah aku tonton. Dokumenter ini menyajikan misteri sampai momen yang menyayat hati.
⚠️ SPOILER ALERT⚠️
Sinopsis Film Dokumenter American Murder: The Family Next Door (2020)
Di tahun 2018, ada perempuan berusia 34 tahun bernama Shanann Watts yang tiba-tiba hilang bersama dengan kedua putri kecilnya. Karena Shanann Watts cukup aktif di sosmed, berita ini menjadi perhatian besar di kota Frederick, Colorado.
Waktu detail memilukan mulai terungkap sampai penemuan jasad di sebuah ladang, menjadikan cerita tragis keluarga Watts ini jadi berita utama di berbagai media.
Misteri pun menyelimuti kasus dengan kisah kejahatan paling mengejutkan dalam sejarah modern.
***
Review American Murder: The Family Next Door: Rating poin 9.6/10 untuk film dokumenter terbaik yang dibuat dengan gaya found footage.
Dengan pakai gaya found footage, kisah keluarga Watts disajikan pakai arsip berupa unggahan sosmed, rekaman body-cam kepolisian, pesan teks dan telepon, sampai dengan video rumah tangga dan keseharian keluarga. Dengan struktur begini, film dokumenternya jadi ala-ala misteri yang tidak membongkar siapa pelaku kejahatan sampai pertengahan film.
Baca juga: CRIME SCENE: THE TEXAS KILLING FIELDS (2022), DOKUMENTER KASUS PEMBUNUHAN
Review lainnya: REVIEW SERIAL DOKUMENTER IN THE NAME OF GOD: A HOLY BETRAYAL
Review American Murder: The Family Next Door: Kegilaan Sang Suami
Chriss Watts adalah sosok paling mencurigakan, juga sebagai suami dan ayah dari Watts family. Sosoknya terlihat paling berduka dengan semua tipu daya, suami dengan tampilan green flag, serta soso ayah yang terlihat paling mencintai kedua putrinya.
Nah, setelah wawancara Chris dimunculkan, dipadukan juga dengan wawancara dan kutipan dari teman serta keluarga. Barulah, kebusukannya terungkap pelan-pelan.
Bahkan, pacarnya Chris mengaku kaget karena selama ini sudah percaya kalau Chris dan Shanann sudah berpisah.
Hah? Apa? Pacar? Selingkuhan dong?
Yep, bahkan dalam film dimunculkan juga pesan teks Shanann ke temannya yang bilang kalau Chris nggak lagi berhubungan intim dengannya selama lima minggu berturut-turut. Inilah 'pemicu' kecurigaan kalau Chris nggak setia lagi ke Shanann.
Sebelumnya, Shanann adalah tipe ibu-ibu ala facebook pro zaman now. Di mana dia sangat aktif di sosmed (facebook) dan sering merekam anak juga suaminya menggunakan ponsel, lalu mengunggahnya ke sosmed. Bahkan kemesraan bersama Chris ikut terekam juga dan membuat pasangan ini kayak pasangan serasi yang baik-baik aja.
Selama itu juga, Chris tidak menunjukkan kalau dia tidak suka atau terganggu dengan kebiasaan Shanann yang sering sharing ke sosmed. Everything looks fine.
Sampai akhir, film ini menyusun ulang kejadian yang mengarah ke pembunuhan, walau tanpa memberikan jawaban pasti terkait motif utama Chris.
Lalu apa yang sudah Chris lakukan?
Menyingkat isi film, usai menghilangkan nyawa Shanann, Chris menguburnya di sebuah kuburan dangkal di ladang minyak. Kegilaan berlanjut saat Chris ikut melenyapkan kedua putrinya secara bergiliran dan memasukkan tubuh kedua gadis cilik itu ke dalam tangki minyak yang tinggi, di lokasi sekitar Shanann dikuburkan.
Woy, Chris, ayah macam apa kau ini?
***
Review American Murder: The Family Next Door: Hanya Catatan Kecil
1. Hal yang menarik dari film ini adalah pemakaian rekaman asli seperti body-cam polisi, cuplikan CCTV, sampai video-video Shanann dari sosmed. Ini bikin kesan kalau aku tuh 'mengintip langsung' dalam kehidupan Watts family sebelum tragedi.
Lewat rekaman, kelihatan banget tingkah laku Chris selama investigasi, termasuk momen waktu dia kelihatan gugup saat nonton rekaman CCTV sama polisi dan tetangga. Reaksi dan gestur tubuhnya kelihatan banget kayak seorang pelaku yang lagi menyembunyikan kejahatan.
2. Film dokumenter ini rasanya kayak film detektif dengan sudut pandang langsung, makanya berhasil menciptakan ketegangan yang mencekam. Padahal film ini tanpa wawancara atau narasi dan reka adegan berlebihan loh.
Selain mencekam, film ini juga menyayat hati, bagaimana bisa ada ibu dan anak-anaknya yang tewas di tangan suami sendiri? Peristiwa ini seolah jadi pertanda kalau kekerasan dalam rumah tangga itu nyata. Sebuah fenomena yang sayangnya semakin meningkat tiap tahun.
3. Hanya dengan durasi 80 menitan, dokumenter ini berhasil menunjukkan kronologi yang jelas, mulai dari siapa Shanann sampai terungkapnya kejahatan sang suami.
Bahkan film ini juga sempat mengungkap fakta, kalau di Amerika itu ada tiga perempuan yang terbunuh setiap harinya oleh pasangan atau mantan pasangannya. Ini ngeri banget, beneran deh.
***
Secara keseluruhan American Murder: The Family Next Door adalah salah satu film dokumenter terbaik yang pernah kutonton di tahun 2022 (Aku nonton ini awal tahun 2022, padahal filmnya sudah ada dari tahun 2020 ehehe).
Bagi Pengembara yang tertarik dengan cerita true crime, dokumenter ini wajib dicobain sih. Tapi, kontennya agak berat ya dan tidak disarankan untuk Pengembara yang sensitif soal kekerasan. Soalnya ini lumayan bikin nangis, apalagi saat tahu soal plot twist tentang Shanann dan anak-anaknya.
Oke, terima kasih sudah mampir. Jangan lupa share dan komen.

Komentar
Posting Komentar