Review Drachin Love Beyond the Grave (2026): Dilraba Dilmurat jadi Ratu Roh
Review Drachin Love Beyond the Grave (2026): Dilraba Dilmurat jadi Ratu Roh
Love Beyond the Grave adalah drama China yang aku tunggu-tunggu banget. Ini tuh bergenre Xuanhuan yang berbeda dengan genre Xianxia (yang fokusnya ke kultivasi keabadian) dan Wuxia (yang fokus ke seni bela diri manusia biasa.)
Tapi, masih sama-sama drama kolosal atau drama kerajaan gitu. Xuanhuan ini berfokus pada sihir, makhluk gaib, dan dunia fantasi yang world building-nya jor-joran.
Bukan cuma karena genrenya, yang bikin aku nungguin drama ini, soalnya ini tuh drama jiejie kesayanganku, Dilraba Dilmurat. Well, openingnya jangan panjang-panjang karena isi review ini bakal lebih panjang.
***
Info Drama
Judul: Love Beyond the Grave
Genre: Romance, Wuxia, Fantasy (Xuanhuan), Supernatural
Jumlah Episode: 40
Sutradara: Zoe Qin
Penulis Naskah: Tang Qi Cen
Pemain: Dilraba Dilmurat, Chen Feiyu, Wei Zheming, Zhang Li, Gao He Yuan, Yang Xi Ji, Fu Bo Han, Xu Wai Luo
Tayang: 28 Maret 2026 - 15 April 2026, Tencent Video
Durasi: 40 menit
Rating Usia: 15+
***
Sinopsis Drama China Love Beyond the Grave:
Drama ini berkisah tentang He Simu, seorang ratu dunia roh yang telah hidup selama ratusan tahun. Dia adalah penguasa dunia arwah yang dingin, kuat, dan tidak mudah tersentuh emosi.
Namun, ada satu hal yang membuatnya berbeda dari makhluk gaib biasa, He Simu tidak bisa merasakan kehidupan secara utuh.
Di sisi lain, ada seorang jenderal muda bernama Duan Xu, manusia biasa yang memiliki pedang misterius, sebuah senjata yang memiliki hubungan dengan masa lalu Simu.
Takdir pun mempertemukan mereka di dunia manusia. Karena suatu keadaan, Simu dan Duan Xu membuat perjanjian aneh untuk menukar lima indra manusia selama sepuluh hari.
Lewat perjanjian ini, Simu bisa merasakan dunia manusia. Mulai dari warna, rasa, hingga sentuhan, sesuatu yang selama ini tidak pernah benar-benar dia rasakan.
Dari hubungan yang awalnya penuh kecurigaan, perlahan tumbuh keterikatan yang tidak bisa dihindari.Namun, cinta antara penguasa roh dan manusia jelas bukan hal mudah. Ada pengkhianatan, konflik dunia roh, ambisi kekuasaan, serta rahasia masa lalu yang terus membayangi hubungan keduanya
***
Review 9.3/10 untuk drama yang benar-benar menarik secara visual dan ceritanya ini.
Puas banget nonton Love Beyond the Grave. Ceritanya bagus, plotnya sat-set. Salfok banget sama Reba jiejie yang cantiknya sangat unreal. Dilraba di sini lucunya dapet, muka sombong dan angkuhnya juga dapet banget. Ekspresi bucinnya dapet, ekspresi bencinya juga mantap, tapi jujur, drama ini juga bukan tipe yang bisa langsung disukai semua orang sih, karena memang agak berat.
Mungkin ada yang bakal jatuh cinta sejak episode pertama seperti aku, ada juga yang merasa dramanya indah secara visual tapi terasa agak kosong di beberapa titik.
Tapi, mengingat dunia roh, makhluk abadi, perjanjian misterius, sampai cinta yang melintasi batas kehidupan memang jadi daya tarik bagiku. Makanya aku mau mengupasnya secara lengkap, mumpung dramanya Dilraba Dilmurat ini masih hangat dibicarakan di tahun 2026.
Baca juga: REVIEW DRACHIN UNVEIL: JADEWIND (2026) | BAI LU MEMECAHKAN KASUS MISTERIUS
Review lainnya: REVIEW DRACHIN HOW DARE YOU!? (2026): KAISAR DAN PERMAISURI GEN Z
Review Lengkap Drama China Love Beyond the Grave
1. Episode Awal yang Langsung Mengaduk Emosi
Salah satu hal yang paling aku suka dari drama ini adalah episode pertamanya. Iya, pertemuan pertama antara Simu dan Duan Xu terasa emosional bagiku. Dan yang menarik, sejak awal drama ini sudah kasih kesan kalau ceritanya nggak hanya soal cinta romantis, tapi juga tentang kehilangan, tanggung jawab, dan kesepian yang berlangsung selama ratusan tahun.
Meskipun nggak sampai nangis berkali-kali di sepanjang drama, tapi memang banyak momen yang menyentuh. Terlebih aku memang nangisin banyak hal sih huhuhu.
Di pertengahan juga rasanya kayak diaduk-aduk, kesal karena Yan Ke, curiga sama Jiang Ai, kasihan sama keponakan manusianya Simu (lupa namanya?), greget sama Duan Xu sampai jadi paham kalau di China bisa ada pesugihan juga eheheh.
Bahkan aku masih merasa sedih setelah menyelesaikan ending-nya, walau dikasih spesial klip. Drama ini memang pakai kekuatan emosi sih, kalau kamu nonton cuma perkara ini drama idolmu dan bakal skip-skip beberapa adegan, kayaknya bakal susah masuk ke bagian emosionalnya.
2. He Simu, Si Ratu yang “Ngeratu” Banget
Kalau harus memilih satu karakter yang paling mencuri perhatian, jawabannya jelas He Simu. Diperankan oleh Dilraba Dilmurat, karakter ini menang secara visual maupun emosional. Bahkan ekspresi wajahnya yang bak Nyi Roro Kidul dengan smirk kecil, tatapan merendahkan, sampai perubahan ekspresi halus semuanya terasa hidup. Pun gesture dan tangannya yang seolah menari itu, rasanya He Simu banget.
Simu sendiri digambarkan sebagai sosok yang dingin, dominan, nggak ragu menyiksa atau menghukum kalau diperlukan, tapi diam-diam punya sisi rapuh juga.
Aku paling suka bagian di mana Simu terobsesi dengan tengkorak kepala Duan Xu dan cara dia manggil Duan Xu dengan sebutan Duan Xiao Huli ehehe. Ada juga momen yang memorable waktu Simu menyamar sebagai wanita penghibur. Hiasan rambut dan detail kostumnya bbeuh cakep banget euy.
Selain itu, transformasi emosional Simu juga menarik loh. Dari sosok ratu yang dinginnya kayak kulkas 5 pintu dan nggak punya 5 indra, perlahan menjadi lebih manusiawi saat mulai bisa merasakan dunia lewat 5 indra yang diberikan Duan Xu.
Dilraba Dilmurat, keren banget di sini.
3. Duan Xu, Jenderal Muda yang Impulsif dan Setia
Karakter utama pria, Duan Xu, diperankan oleh Chen Feiyu alias Arthur Chen. Duan Xu ini bukan tipe jenderal klasik yang selalu dingin dan nggak tersentuh.
Dia digambarkan sebagai sosok yang masih muda, bersemangat soal urusan perang, impulsif, kadang ceroboh, tapi sangat setia ke orang yang dia sayang alias bulol. Ini bikin karakternya terasa lebih manusiawi, nggak tipe novel banget yang terasa susah didapatkan karena terlalu kulkas dua pintu.
Tapi, ya gitu deh. Aku lihat di beberapa forum ternyata banyak yang mengkritik si Duan Xu ini. Kata mereka sifatnya terlalu rela berkorban, bahkan sampai meninggalkan dunia manusia demi mengikuti Simu ke dunia roh. Ada juga yang merasa kalau dia terlalu sering diselamatkan sama Simu, sehingga kesannya kurang mandiri padahal dia jenderal perang.
Tapi, balik lagi. Drama ini bukan pure Wuxia yang isinya perang atau bela diri ya, ini tuh Xuanhuan jadi ya fantasinya yang lebih ditonjolkan. Nah, bagian fantasi tentu saja ada di diri Simu sebagai roh, makanya dia bisa bantuin Duan Xu si manusia biasa yang bucin ini.
4. Chemistry yang Bikin Ikut Terhanyut
Chemistry antara Simu dan Duan Xu jadi salah satu topik yang paling sering dibahas. Lewat terus di TL sosmed-ku. Terlebih Chen Feiyu ini merupakan fanboy beruntung yang bisa berakting bersama Dilraba Dilmurat, aktris favoritnya.
Bagiku hubungan mereka berdua terasa sangat natural. Mereka tertawa bersama, bertengkar, lalu saling menyelamatkan di saat kritis. Bahkan behind the scene adegan romantis mereka pun sangat seru untuk diikuti ehehe.
Well, ada momen Duan Xu dan Simu yang bikin senyum atau tertawa, lalu di adegan berikutnya bisa langsung dibikin menangis.
Mengingat perbedaan usia Dilraba dan Feiyu, aku yakin pasti banyak haters Reba yang kepanasan di luar sana wkwkwk. Soalnya nggak sedikit aku nemu komenan seperti Simu kayak tante-tante dan Duan Xu seperti anak muda yang terlalu bergantung ke tantenya.
Ini sebenarnya menunjukkan bahwa chemistry mereka sangat subjektif sih, mungkin terasa luar biasa bagiku, tapi terasa kurang meyakinkan bagi yang lain. Atau ya emang mereka ada penyakit hati sehingga sengaja tutup mata, sama chemistry dan akting keduanya.
***
5. Para Karakter yang Memorable
1. Yan Ke Si Antagonis
Entah mau berapa kali Wei Zheming memerankan karakter second lead jahat, aku tetap nggak bisa benci wkwkwk. Aku cuma benci karakternya doang, Zheming-nya terlalu pro sih.
Karakter antagonis yang dia perankan di drama ini adalah Yan Ke. Ini adalah karakter yang terobsesi ke Simu, haus kekuasaan, ganteng, dipenuhi cinta bertepuk sebelah tangan, ganteng, ganteng banget, bahkan sampai melakukan tindakan ekstrem demi ambisinya.
Aku benar-benar membenci karakter ini, yang justru berarti aktingnya berhasil dong. Pokoknya, emosi banget lihat Yan Ke. Ddih Wei Zheming jangan keseringan ambil second lead biadap ya Anda.
Aku masih kesal kamu jadi Liu Chang di Flourished Peony eh di Love Beyond the Grave masih sama aja kelakuannya.
2. Jiang Ai, Si Elegan dan Hangat
Salah satu karakter pendukung yang nggak boleh dilewatkan adalah Jiang Ai, yang diperankan oleh Zhang Li.
Awalnya, aku kira karakter ini tuh jahat. Soalnya dia digambarkan sebagai sosok yang punya aura kemewahan yang sangat kuat. Kelihatan kayak orang yang terbiasa hidup dalam lingkungan penuh kemegahan, rapi, elegan, dan selalu tampak berkelas.
Eh, ternyata dia cukup kompleks. Dia termasuk salah satu karakter yang simpati ke Duan Xu. Dalam beberapa momen, dia ikut merasa kasihan sama si jenderal bulol ini, terutama ketika Duan Xu harus menghadapi banyak kesulitan.
Yang menarik, Jiang Ai ini bahkan dapat satu OST sendiri yang khusus untuk hubungan Jiang Ai dan Bai Sanxing. Makanya rasanya jadi lebih memorable aja.
3. Xue Chenying, Adik Angkat He Simu
Chenying ini anak kecil yang kehilangan ayahnya, dan sejak awal kisahnya sudah terasa menyentuh. Ada momen emosional ketika ayahnya membuat perjanjian dengan Simu, yang kemudian membawa Chenying masuk ke dalam kehidupan Simu.
Rasa kehilangan yang dialaminya tulus banget, dan tekadnya untuk melindungi orang-orang yang dia anggap keluarga bikin dia menjadi karakter yang cukup kuat secara emosional meskipun usianya masih kecil.
Hubungan Chenying dengan Simu juga unik. Dia nggak takut sama Simu, dia bisa baca situasi dan memandang Simu sebagai kakak yang harus dia lindungi.
Kisahnya yang menyentuh itu, juga sempat bikin aku nyesel karena rugiin air mata nangisin dia di episode 36-37 huhu.
***
6. Visual yang Benar-Benar Megah
Kalau ada satu hal yang hampir semua orang sepakat, itu adalah visual drama ini.
Set dunia roh digambarkan dengan sangat megah, entah lanskap penuh cahaya atau latarnya yang terasa fantastis banget. CGI juga terlihat sangat serius digarap. Makeup, kostum, dan warna visual semuanya terasa mahal. Dan memanjakan mata.
Eh, btw tetap ada momen CGI-nya yang agak kaku sih. Aku lupa di mana tapi berasa kayak momen Indosiar zaman dulu, kayaknya waktu He Simu naik lampu terbang deh wkwkwk.
| Ini salah satu adegan terbang yang bikin aku ngakak karena teringat adegan Indosiar zaman dulu wkwkwk |
| Kalau ini salah satu setting dunia rohnya, yang menurutku cakep banget. Juga jadi momen paling penting menuju ending drama. |
7. Musik dan OST yang Membekas
Musik dalam drama ini juga oke banget. Kayak pas aja gitu, momen Simu bisa mencium bau sampai merasakan rintik hujan, ditemani musik dan OST-nya yang pas banget.
OST-nya terasa menyatu dengan emosi cerita. Lagu-lagunya bukan cuma mengiringi adegan, tapi terasa seperti membawa kembali emosi yang sudah dirasakan.
Apalagi yang nyanyi OST-nya ada Liu Yuning, bahkan sebelum dramanya kutonton aku udah putar lagunya berkali-kali eheheh.
| Secantik itu Reba jiejie~~ |
8. Logika Cerita Kadang Membingungkan
Meskipun sesuka itu sama drama ini, aku ada sedikit hal yang perlu dibahas. Yaitu soal logika cerita.
Contohnya, asal-usul Simu yang agak membingungkan. Dia awalnya disebut lahir langsung sebagai roh, tapi kemudian diketahui memiliki ibu manusia yang sakti.
Ada juga soal pedangnya Duan Xu, aku kurang puas aja sama penjelasan dan kegunaan pedang ini. Apalagi di awal kelihatan banget pedang ini bakal jadi sesuatu, eh kok di akhir yang cuma kayak pedang biasa aja yang agak sakti dikit kegunaannya pas perang lawan makhluk ghaib kiriman Yan Ke.
Terus identitas masa lalu Duan Xu terasa nggak konsisten. Aku malah sibuk membuat reka adegan di kepala soal masa lalu Duan Xu. Di mana Duan Xu kecil diculik, tapi bapaknya malah nggak nolongin dia dan ambil anak lain untuk diakui sebagai Duan Xu. Duan Xu kecil bertahan hidup dan besar sebagai pembunuh bayaran. Sementara penggantinya diasingkan.
Ketika dewasa, penggantinya mau dibunuh sama seseorang, eh dia datang menolong dan kembali menjadi Duan Xu dengan bertukar identitas dengan penggantinya itu. Jadi sampai akhir, kenapa bapak ibunya macam kaku dan kikuk ke dia karena mereka masih belum sadar kalau itu anak mereka yang asli.
Iya, kah? Begitu? Aku nggak baca novelnya woy.
Oh ya, jangan lupakan tubuh manusia yang dirasuki Simu. Ini juga agak membingungkan dari segi logika. Sebenarnya tubuh itu terlihat seperti Simu atau nggak saat dia kerasukan Simu sih?
Bagiku, endingnya sudah cukup memuaskan. Walau Duan Xu jadi ubur-ubur wkwkwk, tapi dia mungkin hidup lagi sebagai roh kayak Chenying di episode spesialnya itu.
Intinya, pas nonton Love Beyond the Grave episode-episode awal rasanya tuh manis, mewah, lucu, romantis, cakep, friendship pun ada.
Di pertengahan bakal dibikin kesal sama Yan Ke. Drama ini benar-benar meninggalkan kesan yang sulit dilupakan sih, tapi aku nggak kasih rating 10 karena memang untuk drama ini masih ada catatan yang bisa menjadi kekurangannya.
Well, terima kasih sudah mampir ke review panjang ini ya. Sungguh, sebenarnya masih banyak hal yang ingin aku bahas soal drama ini, tapi nanti malah spoiler dan bakal tambah panjang. Drama ini wajib kamu tonton ya gaes ya.
***
"Orang yang kucintai adalah segala bunyi, sungai beku, kehangatan yang membara, keharuman arak, makanan enak, juga merupakan perpaduan dari seluruh warna di dunia yang mencakup hitam dan putih, merah, dan kuning." He Simu.
"Saat pertama kali aku jatuh cinta padanya, dia memegang sebuah kincir angin kecil. Di bawah sinar matahari cerah, dia berputar-putar sambil berjalan ke arahku. Pada saat itu, aku merasa dunia ini benar-benar indah. Dialah yang membuat dunia ini menjadi indah. Dia adalah gadis yang sangat baik. Dia adalah satu-satunya harapan yang ingin kumiliki." Duan Xu.





Komentar
Posting Komentar