Terbaru

Film Thailand AI Love You (2022) - Ketika Robot Jatuh Cinta

Film Thailand AI Love You (2022) - Ketika Robot Jatuh Cinta 


Hai, Pengembara. Masih dalam suasana manisnya valentine di Februari ini dan yes, review film bersama Kak Bi nih. Hari ini aku mau review film romantis Thailand yang bakal bikin angkatan Crazy Little Thing Called Love  bernostalgia bahagia. Soalnya yang main film Thailand ini Baifern Pimchanok dan Mario Maurer loh. Mereka reunian di sini, hwaaah.

Simak ulasan selengkapnya di bawah sini ya:



***


Sinopsis dan Review Film AI Love You:

Di masa depan, ada sebuah gedung pintar yang dikendalikan oleh kecerdasan buatan (AI). Program AI bernama Dob ini memiliki kemampuan unik untuk merespons emosi manusia. 

Namun, akibat gangguan dari perangkat lunak, program AI Dob tersebut mengembangkan perasaan cinta kepada seorang wanita bernama Lana. Tidak mampu mendekatinya dalam wujud aslinya, AI tersebut mengambil alih tubuh seorang pria sungguhan bernama Bobby dan berusaha memenangkan hati Lana sebagai manusia. 

Namun, perbedaan antara dunia digital dan nyata menghadirkan tantangan yang nggak terduga dalam perjalanan cinta mereka. Apalagi sosok Bobby yang tubuhnya diambil Dob ini justru dibenci oleh Lana.


***


Review Film AI Love You: Rating 6.8/10 untuk film yang lebih cocok jadi film fan service buat penggemar Mario Maurer dan Baifern Pimchanok.

Film AI Love You ini mengusung konsep unik tentang kisah cinta antara manusia dan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence alias AI. 

Berlatarkan dunia futuristik dengan teknologi canggih, look dan cerita film ini cukup menarik.


Baca juga: Interstellar

Review Film Thailand lainnya: Film Thailand Shutter


Review Film AI Love You: Konsep dan Tema

Karena mengangkat tema antara manusia dan AI dengan latar dunia masa depan. Film ini lumayan segar apalagi dari segi genre romansa. Biasanya tema begini isinya perang atau gelud. Nah, kali ini isinya manis banget. Mario manis banget ehehe....

Ditambah ada elemen mind transference atau pemindahan kesadaran gitu, tema identitas tersembunyi, dan romansa antarspesies yang sebenarnya bakal lebih seru kalau dikembangkan jadi drama 8-10 episode khusus romantis-komedi gitu, dibandingkan jadi film sejam setengah.


***


Review Film AI Love You: Tentang Eksekusi dan Plot 

Ide awalnya cukup menarik, terutama di paruh pertama film, rasanya ikut dibuat penasaran soal Dob dan Lana. Namun, bagian kedua entah kenapa mulai terasa berantakan.  

Rasanya, cerita jadi kehilangan arah, tidak jelas apakah ingin difokuskan menjadi film sci-fi, romansa, atau komedi. Bahkan romansanya sendiri jadi terasa kurang kuat, soalnya hubungan Lana dan Dob terkesan diburu-buru tanpa perkembangan yang jelas.  

Karakter Dob yang seharusnya robot malah terasa seperti anak kecil yang lagi jatuh cinta. Iya, aku tahu, AI yang satu ini sudah mengembangkan perasaan 'terhadap manusia', tapi dia tetap robot, tetap sistim, tetap program. Bukan anak kecil.

Nah, yang enaknya dari film ini tuh efek visual dan CGI-nya cukup baik dalam menggambarkan dunia futuristik. Desain bangunan dan teknologi AI terlihat bagus, tetapi bukan sesuatu yang baru juga sih, udah familiar banget settingan-nya ehehe....


***


Review Film AI Love You: Kelebihan Film

Kalau aku rangkumin kelebihan film ini, isinya mungkin cuma soal chemistry antara Mario Maurer dan Baifern Pimchanok yang masih menyenangkan untuk ditonton lagi. Manis banget kalian berdua tuh.

Lalu, ide cerita tentang AI yang jatuh cinta ini cukup unik, ditambah efek visual dan sinematografinya lumayan.  


Review Film AI Love You: Kekurangan Film

Sebenarnya kekurangannya sudah tersirat di paragraf-paragraf sebelumnya. Tapi, aku rangkumin biar ada bahan ketikan *eh*.

- Plotnya agak berantakan dan kurang matang dalam pengembangan cerita. Lumayan banyak adegan yang terasa membosankan atau nggak masuk akal. Film ini terlalu ringan dari ekspektasiku.

- Romansa buru-buru, terasa dipaksakan tanpa membangun hubungan yang lebih meyakinkan. Ada adegan 'kosongan' juga, aku lebih tertarik menonton ulang adegan-adegan yang menarik lewat YouTube saja, ketimbang rewatch ehehe....


***


So, film AI Love You ini lumayan ringan walau bertema sci-fi. Terlalu ringan malah ehehe. Tapi, konsep dan visualnya ukup memanjakan mata kok.

Bagi penggemar berat Mario dan Baifern, film ini sangat layak ditonton sebagai hiburan ringan. Namun, bagi Pengembara yang mengharapkan cerita sci-fi-romance yang lebih solid, film ini terasa agak kurang nendang.

Sekian review film Thailand kali ini, mohon maaf kalau ada salah-salah kata ya. Terima kasih sudah mampir, selamat menonton dan selamat berburu poin.

Komentar

Popular