Langsung ke konten utama

Terbaru

Review Berantai: Wednesday S1 vs S2, Siapa Juaranya?

Review Berantai: Wednesday S1 vs S2, Siapa Juaranya? Jangan heran aku bahas Wednesday lagi, setelah bikin ulasan dua season sebelumnya. Soalnya, dunia televisi digital memang sempat gempar sewaktu Netflix merilis Wednesday pada tahun 2022.  Kolaborasi antara visi estetika Tim Burton dan karakter ikonik Addams Family menciptakan badai budaya pop yang susah terelakkan. Namun, sebagaimana pepatah mengatakan bahwa mempertahankan lebih sulit daripada mendapatkan, season 2 hadir dengan beban ekspektasi.  Sayangnya, setelah baca beberapa ulasan lain di internet aku menemukan bahwa bagi banyak penggemar setia, transisi dari season pertama ke season kedua terasa seperti jatuh dari tebing curam. Artikel ini aku bikin untuk membedah secara mendalam mengapa season 1 lebih disukai, sementara season 2 dapat banyak kritikan. Aku sendiri sudah bahas season 1 dan season 2, kamu bisa baca dengan klik di sini dan di sini ya .... *** Season 1: Keajaiban Visi Tim Burton Season pertama Wednesday ...

S Line (2025): Saat Melihat Benang Merah Misterius | Review Drama Korea

S Line (2025): Saat Melihat Benang Merah Misterius | Review Drama Korea

S Line adalah drama yang sempat rame banget di bulan Juli-Agustus 2025, bahkan sampai jadi meme di mana-mana.

Drama pendek yang lagi-lagi diadaptasi dari webtoon, kali ini dari "S Line" (S라인) oleh Little Bee (꼬마비), di mana kasih sudut pandang dan ide baru soal manusia. Cukup seru, walau episode terakhirnya aneh bagiku.

Simak ulasannya selengkapnya ya~~


***


Info Drama

Judul: S Line 

Genre: Thriller, Mystery, Fantasy

Jumlah Episode: 6

Sutradara dan Penulis Naskah: Ahn Joo Young

Pemain: Lee Soo Hyuk, Lee Da Hee, Arin Oh My Girl, Lee Eun Saem

Tayang: 11 Juli 2025 - 25 Juli 2025, Wavve 

Durasi: 50 menit

Rating Usia: 18+ (mengandung kekerasan, darah dan ketelanjangan)


***


Sinopsis Drama Korea S Line:

Drama ini menceritakan kisah tentang garis merah misterius yang ada di atas kepala setiap orang. Garis merah ini berfungsi untuk menghubungkan mereka dengan orang-orang yang pernah memiliki hubungan seksual dengannya.

Lalu ada Kang Seon Ah, seorang gadis yang bisa melihat S Line; garis merah di atas kepala orang-orang akibat kacamata misterius. Dengan kemampuan ini, Seon Ah harus menghadapi realitas sosial yang keras.

Dunia Seon Ah semakin rumit ketika detektif Han Ji Wook yang merupakan pamannya, membawa misteri dan masa lalu kelam lewat penampilan garis S Line di kepalanya. 

Han Ji Wook adalah seorang detektif yang bertekad mengungkap kebenaran di balik keberadaan garis merah yang membingungkan ini, tepat saat dia mengejar sebuah kasus dan menemukan kacamata itu.

Sementara itu, ada Lee Kyu Jin, seorang guru SMA yang unik dan cantik dan ada Shin Hyun Heup, seorang siswa SMA yang mampu melihat garis merah tersebut sejak dia dilahirkan.

Semakin jauh, garis merah bukan hanya sekadar pengungkap rahasia. Ini menjadi simbol kuasa, ancaman, dan konsekuensi dari setiap pilihan manusia.


***


Rating 6.8/10 untuk drama yang awalnya kurasa keren, eh malah tidak memuaskan pada akhirnya.

Walau minus karena ada adegan dewasanya mengingat judul S Line alias Sex Line, eh ternyata endingnya juga ya gitu aja deh.

Drama ini menjelajahi sisi gelap manusia, termasuk seks, tipu daya, dan moral yang dikorupsi. Namun, seiring berjalannya cerita, alur yang awalnya fokus pada realitas sosial dan thriller perlahan berubah menjadi campuran genre yang membingungkan, dari thriller, romansa remaja, fantasi hingga kultus misterius yang tidak sepenuhnya dijelaskan.


***


Review Drama Korea S Line:

Tahu nggak, lima episode pertama drama ini berhasil menciptakan ketegangan yang intens, memperkenalkan konsep S Line dengan jelas, dan menampilkan karakter yang kompleks serta dunia yang terasa menakutkan sekaligus memikat. 

Konflik sosialnya, termasuk penghakiman terhadap seksualitas, pengkhianatan, dan tekanan moral, ditampilkan dengan cara yang bikin berpikir dan emosional.

Eh, setelah pertengahan episode lima ke episode akhir, aku merasa kualitas alurnya menurun drastis. Fokus cerita berubah secara tiba-tiba, menggabungkan unsur kultus, dimensi supernatural, dan twist yang terasa dipaksakan banget. 

Beberapa karakter dan subplot yang menarik tiba-tiba diabaikan, sementara twist akhir tidak memuaskan dan bahkan membingungkan. Aku mengharapkan penyelesaian logis atau penjelasan mendalam eh justru disuguhi ending yang ambigu dan penuh lompatan cerita.

Meski begitu, aspek visual dan atmosfer drama tetap kuat. Nuansa gelap dan menegangkan berhasil dibangun, dan beberapa twist masih berhasil mengejutkan penonton. Lee Soo Hyuk tampil menawan, membawa aura misterius dan bad boy yang membuat karakter tetap menarik meski alur melemah.

Arin juga oke banget pendalaman aktingnya. 


***


Hal-hal yang masih mengganjal setelah S-Line tamat:

1. Kasus 'beberapa pembunuhan yang saling terkait karena kacamata' tidak dituntaskan dengan baik.

2. Kim Hye Young, si tukang bully-nya Seon Ah yang curi kacamata dari Seon Ah, dia hilang kemana?

3. Kalau Bu Guru dan Hyun Heup memang bisa melihat S Line sejak kecil (terlahir seperti itu), apa yang jadi penyebabnya? Kutukan? Kalau memang kutukan, ada kemungkinan kematian cowoknya Hyun Heup berhubungan dengan kutukan S Line dan itu menjawab pertanyaan tentang S Line bu guru pergi ke mana? So, bukan karena dia b*nuh-b*nuhin pasangannya aja tapi, karena memang lagi sial aja. Makanya S Line-nya putus.

Nah, bisa jadi Bu Guru kecewa sama dunianya itu, dan mencari Hyun Heup sebagai sekutu. Maybe dia jadi pencipta sekte atau ngilmu kayak dukun di Head Over Heals itu wkwkwk... Nah, ini nih yang tidak terjawab.


4. Dunia tempat bola merah berada itu ada di mana? Ini tempatnya mencurigakan sekali. Ada banyak orang hilang (termasuk mamanya Hyun Heup) yang terjebak di sana dengan pakai kacamata ajaib. Nah, si original S Line tidak bisa mati begitu saja di sana. Terbukti dengan Bu guru yang muncul lagi di ending dan Hyun Heup yang ya emang nggak jadi metong. Tapi, bagi manusia yang tidak punya kemampuan melihat S Line bisa metong di sana, kayak kakeknya Seon Ah. Soalnya, S Line si kakek sudah terputus sama Seon Ah.


5. Kacamata itu terbuat dari apa? Aku penasaran. 


6. Endingnya gimana sih? Alasan si bu guru mengubah dunia bisa melihat S Line tidak terlalu kuat. Cuma supaya bisa menjawab rasa penasaran manusia? Ah, aku nggak suka alasannya begitu. Atau dia memang pengin lihat semua manusia b*nuh-b*nuhan gegara prasangka dsb?


7. Kegunaan pak detektif apaan sih woy? Kupikir setidaknya dia bisa mencegah ritual transfusi darahnya Hyun Heup ke bola darah itu. Lah, ini malah hasudahlah.


8. Bu guru masih hidup atau ngga sih? Dari awal dia beneran hidup atau udah jadi iblis dari awal sih? 

Ah, harus ada season dua sih ini.


***


Kelebihan dan Kekurangan Drama Korea S Line:


Kelebihan

  • Konsep S Line yang unik dan provokatif
  • Visual dan atmosfer gelap yang menegangkan
  • Karakter utama yang kompleks dan akting Lee Soo Hyuk × Arin yang menawan
  • Beberapa twist awal cukup mengejutkan dan menarik


Kekurangan

  • Alur cerita berubah-ubah dan tidak konsisten, ditambah beberapa adegan ada yang repetitive
  • Ending ambigu dan membingungkan
  • Banyak subplot dan karakter yang tidak dijelaskan


***


So, secara keseluruhan, S Line terasa seperti kesempatan yang terbuang. Konsep awal sangat kuat, namun eksekusi naskah yang tidak konsisten membuat drama ini kehilangan fokus dan potensi penuhnya.

Aku sempat baca, kalau ternyata S Line ini prequel dari versi webtoon-nya. Jadi awal webtoon dibuka pakai ending S Line di mana semua orang sudah bisa melihat S Line. Kalau begitu wajar sih kalau membingungkan, eh tapi aku nggak ada niatan baca webtoon-nya sih.


***


S Line adalah contoh sempurna dari ide yang bagus tapi gagal dieksekusi dengan konsisten sampai akhir. Kalau Pengembara ingin menonton drama dengan konsep unik, karakter menarik, dan suasana menegangkan, drama ini bisa jadi pilihan. 


Review Drama Korea lainnya:





Komentar

Popular