Terbaru

Revolutionary Love (2017): Review Drakor Komedi Romantis

Revolutionary Love (2017): Review Drakor Komedi Romantis



Saat review drama romcom, nggak lengkap kalau nggak masukin Revolutionary Love. Karena menurut Kak Bi, drama Korea yang satu ini cocok masuk dalam list tontonan penggemar romcom atau drama sederhana yang menghibur.

Ya, meskipun Kak Bi bukan penggemar berat romcom, apalagi sedang badmood sama Siwon, tapi genre kayak Revolutionary Love ini memang sering jadi genre transit setelah aku menonton genre berat. 


***


Info Drama

Judul: Revolutionary Love

Sutradara: Song Hyun Wook, Lee Jong Jae

Penulis Naskah: Joo Hyun

Genre: Komedi, Romantis, Drama, Bisnis 

Pemain: Choi Siwon, Kang Sora, Gong Myung, Kim Ye Won, Lee Jae Yoon, Kyeon Mi Ri

Rilis: 14 Oktober 2017 - 3 Desember 2017

Episode: 16

Durasi: 1 Jam 10 Menit

Negara: Korea Selatan 

Rating Usia: 15+


***


Sinopsis Drama Korea Revolutionary Love:

Byun Hyuk adalah anak dari konglomerat dengan perusahaan besar yang hidup seenak jidatnya sendiri. Dia pun diusir dari rumah karena tidak bisa bertanggung jawab dan tidak bisa mandiri.

Byun Hyuk pun pindah rumah ke area yang kumuh jika dibandingkan rumah mewahnya dulu, di tempat ini dia bertemu dengan Baek Joon; seorang gadis miskin pekerja keras dengan segudang pekerjaan paruh waktu yang sedang dijalani.

Baek Joon, sebenarnya lulusan universitas yang bagus, hanya saja nasibnya tak beruntung dalam hal pekerjaan dan cinta. Sifat positifnya, mampu mengubah hidup Byun Hyuk sehingga lelaki manja itu mengerti arti perjuangan hidup.


***


Review Drama Revolutionary Love: Rating 8/10 untuk drama yang berhasil bikin Kak Bi capek ngakak. Sungguh, Siwon sebagai Byun Hyuk adalah kolaborasi yang sempurna.

Siwon nih ikonik banget wajahnya kalau main drama romcom. Siwon termasuk aktor yang nggak ragu dan malu untuk kelihatan jelek dan aneh sih. Apalagi ada adegan yang ... aduh, ngakak lah pokoknya.

Oh ya, dari drama ini, Kak Bi juga bisa belajar kalau mencari pekerjaan di Korea Selatan itu beneran nggak mudah loh.


Baca juga: URUTAN TIMELINE DRAKOR THE ART OF SARAH [SPOILER ALERT]

Review lainnya: REVIEW DRAMA SF8: 8 KISAH SAINS FIKSI DARI KOREA SELATAN


Review Lengkap Drama Korea Revolutionary Love:

Review Drama Revolutionary Love: Versi Cinderella Modern yang Masuk Akal

Drama romcom tuh selalu nggak jauh-jauh dari trope si cinderella, lihatlah video film vertikal yang lagi ramai di berbagai platform itu isinya gadis miskin yang bertemu sang CEO atau sebaliknya. Tapi, di Revolutionary Love, trope ini dibikin cukup masuk akal.

Bukan hanya sebuah kebetulan Baek Joon bekerja di tempat yang akan sering didatangi oleh sang pangeran. Si pangeran malah downgrade jadi orang susah, kelakuannya pun aneh dan cosplay jadi anak buangan, eh, beneran dibuang bapaknya sih kalau ini eheheh....

Sehingga, dunia yang jauh berbeda itu bisa teratasi dengan turunnya pangkat sang pangeran dan sejajar dengan si Baek Joon. Sehingga ngg memunculkan pertanyaan dan pernyataan, "bagaimana bisa orang kaya menikah dengan orang miskin, sementara dunianya saja berbeda?"


Review Drama Revolutionary Love: Tema Cerita yang Menarik

Revolutionary Love ini menonjolkan premis yang tidak biasa. Meskipun secara teknis merupakan komedi romantis, drama ini lebih dari sekadar kisah cinta. Tema utama yang diangkat adalah perjuangan hak-hak pekerja tidak tetap atau pekerja paruh waktu di perusahaan besar Korea Selatan. 

Tokoh utama, si Byun Hyuk, adalah putra dari kelompok chaebol alias konglomerat Gangsu Group, yang terlibat dalam misi untuk memperjuangkan hak-hak pekerja tidak tetap sambil mengatasi dinamika romantisnya yang rumit.

Drama ini menyoroti masalah sosial terkait pekerja tidak tetap di KorSel, yang sering kali tidak punya perwakilan hukum dan menerima gaji yang jauh lebih rendah daripada pekerja tetap.

Dengan tema yang sebenarnya cukup berat dan sensitif, Revolutionary Love malah menggabungkan tema ini dengan elemen slapstick dan humor dan menurutku penyajian ceritanya bagus banget.


Review Drama Revolutionary Love: Soal Pemeran, Chemistry dan OST

Peran Byun Hyuk dimainkan oleh Choi Siwon, dari atas aku sudah mention berulang kali soal karakter utamanya ini. Menurutku Siwon berhasil memerankan karakter dengan perpaduan antara humor dan serius, meskipun aku sempat baca ada yang kurang suka karena mereka anggap akting dan ekspresi Siwon berlebihan.

Namun menurutku, malah bagus dan benar-benar menghidupkan karakter Byun Hyuk yang sedang punya hubungan membingungkan dengan kakaknya sendiri. Bukankah terkadang kita bertindak berlebihan untuk menutupi sesuatu dalam diri?

Karakter Byun Hyuk yang kocak juga kontras dengan Kwon Jae Hoon (Gong Myung), temannya yang serius dan di tengah-tengah mereka berdua ada Baek Joon, si perempuan cerdas dan pekerja keras yang juga pada beberapa poin menampilkan sisi menghibur. Secara performa akting, ketiganya udah bagus banget loh.

Pokoknya, akting Siwon yang menurutku paling membekas sih. Meskipun begitu akting hampir semua pemain rasanya pas dan sesuai dengan porsinya, nggak ada yang kurang. Cuma memang kelakuan Siwon aja yang paling menonjol. Contohnya adegan ditelanjangi karena 'jangan bawa barang pemberian bapak', adegan bersihin jendela, adegan bersama temannya Baek Joon dan masih banyak lagi.

Hanya saja, ada satu hal yang mengganjal. Entah kenapa chemistry malah terasa kurang di antara tiga pemeran utamanya ini. Serasa ceritanya itu berjalan sendiri-sendiri di antara mereka dan bikin alur cerita jadi terasa lambat dan berulang. Entah masalahnya ada di cerita background masing-masing dari mereka yang memang 'sulit disatukan' atau chemistry-nya memang tidak kuat.

Apalagi, masalah romansanya. Meskipun Kak Bi merasa seru dan terhibur dengan keseluruhan jokes, tapi perkembangan romantisnya malah kureeeeng shay.

OST-nya juga standard aja, ada beberapa lagu yang enak ada, juga musik-musik dalam drama terasa hanya seru di bagian melawak, selain itu ada juga yang biasa saja sih.


***


Kesimpulannya, Revolutionary Love adalah drama bertema sosial yang berat, dibalut dengan banyak humor dan sedikit romantisme. Meskipun mungkin tidak cocok untuk semua penonton, drama ini lumayan berhasil menyampaikan pesan tentang pentingnya hak-hak pekerja. 

Bagi Pengembara yang mencari drama romcom tapi bukan yang terlalu ringan, drama ini masah layak untuk ditonton di tahun 2026. 


Komentar

Popular