Love in the Moonlight (2016): Review Drakor Kerajaan
Love in the Moonlight (2016): Review Drakor Kerajaan
Tidak terasa ya Pengembara, drama Korea sejarahnya Kim Yoo Jung ini sudah mau 10 tahun. Ya ampun, waktu berlalu cepat banget, rasanya baru kemarin nonton ini.
Ya sudah, langsung baca review drama selengkapnya di bawah ini ya, selamat membaca dan selamat menonton entah rewatch bagi yang sudah nonton atau buat yang belum nonton.
***
Info Drama
Judul: Love in the Moonlight
Sutradara: Baek Sang Hoon, Kim Seong Yoon
Penulis Naskah: Im Ye Jin, Kim Min Jung
Genre: Sejarah, Komedi, Romantis, Drama
Pemain: Park Bo Gum, Kim Yoo Jung, Jin Young, Chae Soo Bin, Kwak Dong Yeon
Rilis: 22 Agustus 2016 - 18 Oktober 2016
Episode: 18
Durasi: 59 menit
Negara: Korea Selatan
Rating Usia: 15+
***
Sinopsis Drama Love In the Moonlight:
Drama yang juga berjudul Moonlight Drawn by Clouds ini menceritakan kisah cinta yang tidak biasa antara seorang putra mahkota dan 'kasimnya'.
Karena sesuatu dan lain hal, seorang wanita muda bernama Hong Ra On menyamar sebagai pria. Ini demi melindungi diri dan keluarganya, dia pun bekerja sebagai penasihat kencan bagi para pria dan menjalani berbagai pekerjaan untuk bisa mendapatkan uang.
Suatu hari, akibat surat cinta yang dia tulis untuk seorang klien, Ra On malah bertemu dengan Putra Mahkota Lee Yeong. Namun, keduanya tidak saling mengetahui identitas asli masing-masing; Ra On tidak tahu bahwa Lee Yeong adalah putra mahkota Joseon, dan Lee Yeong jiga tidak menyadari bahwa Ra On adalah seorang wanita.
Kehidupan Ra On berubah drastis, saat dia terpaksa menjadi kasim istana. Di dalam istana, Ra On menjalin hubungan erat dengan Putra Mahkota. Bahkan menjadi teman dekat dari pengawal pribadi Putra Mahkota, Kim Byung Yeon.
Di saat Ra On berjuang untuk bertahan hidup di istana, dan Putra Mahkota Lee Yeong berusaha mengemban tugasnya. Hubungan mereka yang tumbuh dan berkembang secara aneh ini, mulai membuat Lee Yeong bimbang atas perasaan sesungguhnya yang berkembang terhadap Ra On.
Dalam kehidupan Ra On yang tidak seimbang. Muncullah Kim Yoon Sung, seorang bangsawan baik hati yang dengan cepat bisa mengetahui identitas Ra On sebagai perempuan.
***
Review Drama Love In the Moonlight: Rating 8/10 untuk drama dengan humor yang cukup baik ini. Tapi, memang Kak Bi kurang begitu bisa menikmati keseluruhan drama karena Kak Bi bukan penggemar Park Bo Gum eheheh.
Maaf ya, buat fans Park Bo Gum. Aku bukannya nggak suka atau benci ya, cuma memang balik ke selera aja sih dan kebetulan drama ini adalah karya Park Bo Gum yang pertama kali Kak Bi nonton dengan Park Bo Gum sebagai pemeran utamanya.
Jujur saja, Kak Bi sempat nggak bisa mengingat nama tokoh Park Bo Gum dalam drama ini kalau bukan mencari informasi drama Love In the Moonlight di internet. Sebelumnya Kak Bi sempat kok menonton The Producers, cuma nggak ngeh aja ada Park Bo Gum di situ. Dan ya karya lainnya yang Kak Bi nonton setelah drama ini hanya Seobok, nonton itu pun demi Gong Yoo saja. Untungnya, sebelum bikin ulasan ini udah nonton Bo Gum lagi di When Life Gives You Tangerines dan aku akui aktingnya bagus banget di sini.
Panjang lebar begini, cuma mau bilang kalau aku sama sekali belum pernah menonton Reply 1988, ini TMI aja sih. Maaf. Mari lanjutkan!!!
Baca juga: THE TALE OF NOKDU (2019): REVIEW DRAKOR SEJARAH
Review lainnya: CAPTIVATING THE KING (2024): REVIEW DRAMA KOREA
Review Drama Love In the Moonlight: Kelebihan Drama
Alih-alih membahas poin-poin penting satu per satu, untuk Love In the Moonlight Kak Bi langsung sajikan kelebihan dan kekurangannya saja ya.
1. Kelebihan yang pertama ada pada chemistry Kim Yoo Jung sebagai Hong Ra On dan Park Bo Gum sebagai Putra Mahkota Lee Young. Keduanya berhasil menunjukkan chemistry yang kuat, dan bikin lumayan terhanyut dalam kisah cinta mereka. Meskipun terdapat perbedaan usia, Park Bo Gum dan Kim Yoo Jung berhasil menyajikan romansa yang memikat dengan hubungan tarik ulur masing-masing karakternya.
Kak Bi bahkan masih ingat bagaimana Park Bo Gum ekspresinya bisa dapat banget waktu digigit Yoo Jung. Keduanya benar-benar mood booster saat dilihat.
2. Para aktor pendukungnya sangat menonjol, sebut aaja Kwak Dong Yeon sebagai Kim Byung Yeon dan Jung Jin Young sebagai Kim Yoon Sung. Kedua karakter berbeda ini membuat cerita semakin kompleks dan menarik. Apalagi dua-duanya bersedia menjadi tumbal khas drama sageuk dan semakin bikin baper banget.
3. Salah satu drama dengan OST terbaik. Musik di sepanjang episode dan OST drama ini, sangat menambah kedalaman emosional pada berbagai adegan. Entahlah, aku suka banget dengan OST-nya. Lagu yang dinyanyikan Gummy dan Ben terkadang masih sering Kak Bi dengarkan loh.
4. Drama dengan banyak momen-momen emosional yang menggugah hati. Sebenarnya, drama ini lumayan seimbang antara momen-momen lucu, mengharukan, dan menyentuh hati. Politiknya juga tidak tebal dan bikin sesak napas, banyak bertebaran adegan menghibur. Tapi, apa yang kamu harapkan dari drama sejarah? Kalau bukan kematian seseorang yang sering ditumbalkan huhuhu....
Review Drama Love In the Moonlight: Kekurangan Drama
1. Tahu nggak, Pengembara? Kecepatan dan alur cerita di paruh kedua drama ini terlalu lambat dan berfokus pada politik istana. Tapi, politiknya malah tidak seru dan mengurangi daya tarik romansa yang sudah dibangun dari awal. Beberapa plot juga terasa ditinggalkan begitu saja dan tidak berkembang dengan baik.
Apalagi episode-episode terakhir, tiba-tiba terasa terlalu cepat dalam menyelesaikan berbagai konflik yang ada. Aku merasa kurang puas sih.
2. Drama ini sebenarnya temanya udah umum, meskipun ceritanya mengandung elemen-elemen menarik, tapi banyak juga elemen yang sudah sering digunakan dalam drama lain, seperti penyamaran, cinta segitiga, perjodohan yang tidak diinginkan dan konflik politik. Ini bikin beberapa bagian cerita jadinya terasa klise dan kurang inovatif aja sih. Untung banyak adegan lucu yang lumayan mencairkan suasana.
3. Perkembangan karakter Ra On jadi aneh. Hong Ra On ini awalnya digambarkan sebagai karakter ceria yang kuat dan optimis. Tiba-tiba saja berubah menjadi lebih lemah dan selalu butuh pertolongan. Jadi menye-menye gitu loh dan ini jadi kekurangan menurutku sih. Ya, aku tahu mungkin mau bikin 'titik balik' gitu ya biar ada kesan karakternya berkembang. Tapi, berkembangnya maju dong, kok malah mundur *eh*
Selain karakter Ra On. Tokoh-tokoh seperti Byung Yeon dan Yoon Sung yang sebenarnya punya potensi besar tapi malah tidak sepenuhnya dieksplorasi. Malah dijadikan tumbal, hadeuh.
4. Oh ya, ada lagi yaitu beberapa dialog dan interaksi yang ada terkadang kurang alami dan agak kaku, entah ini perasaanku saja atau bagaimana. Atau mungkin karena penggambaran kasim yang notabenenya laki-laki dan menjurus ke lagibatuq yang malah jadi bad vibes di akunya. Setipe lah sama drama The King's Affection soal kekakuan ini. Ya, tapi entahlah.
5. Penggunaan flashback yang terlalu sering di paruh kedua drama membuat alur cerita terasa berulang-ulang dan justru mengurangi intensitas momen-momen penting. Pun beberapa sub plotnya terasa tidak diselesaikan dengan baik. Kalau aku jelaskan lebih rinci jatuhnya malah spoiler eheheh.
***
Kesimpulannya, Love in the Moonlight adalah drama sageuk romantis yang menarik dengan beberapa kelemahannya. Meskipun momen-momen romantis yang memikat dan sinematografinya indah, memang ada beberapa hal yang perlu jadi catatan.
Ditambah, karena tayang di tahun 2016, memang drama ini sempat nggak masuk list tontonan Kak Bi karena tertutup banyaknya drama keren yang tayang di tahun 2016. Sebut saja Moon Lovers, The K2, Legend of the Blue Sea, W: Two Worlds, Doctors, Romantic Doctor Teacher Kim, Cinderella with Four Knights, Uncontrollably Fond, Jealousy Incarnate, Let's Fight Ghost sampai Descendants of the Sun.
Namun, bagi Pengembara si pencinta drama sejarah, apalagi ada romansa dan sentuhan komedinya, drama ini layak ditonton kok. Bapernya ada, mirisnya juga ada.
Ya, sekian review drama sageuk kali ini. Terima kasih banyak sudah mampir. Oh ya, karena aku suka mangga, kamu bisa banget dukung aku biar semangat nulis dengan traktir mangga di sini ya: https://teer.id/nurwahidah_bi

Komentar
Posting Komentar