Review Drama Korea Hwarang (2016)
Review Drama Korea Hwarang (2016)
Go Ara adalah manusia paling beruntung setelah Lee Ji Eun, yang dikelilingi duo Park bonus Minho. Eh, ada yang lainnya juga tapi aku nggak kenal wkwkwk. Oh ya, aku pertama kali lihat Seo Yea Ji di sini.
Kita ulas sama-sama drama yang awalnya bikin ketagihan tapi berakhir B aja ini yuk. Siapa tahu ini seleramu 'kan ya ...?
***
Info Drama
Judul: Hwarang, Flower Knights: The Beginning, The Beautiful Knights, Hwarang: The Poet Warrior Youth
Sutradara: Yoon Sung Shik, Kim Young Jo
Penulis Naskah: Park Eun Young
Cast: Park Seo Jun, Go Ara, Park Hyung Sik, Choi Min Ho, Seo Yea Ji, Lee Da In, Kim Ji Soo
Genre: Action, Historical, Comedy, Romance
Tag: Bromance, Love Triangle, Strong Male Lead, Sword-fight, Identity Swap, Silla Dynasty, Competition, Jinheung
Country: South Korea
Type: Drama
Episode: 20
Aired: Dec 19, 2016 - Feb 21, 2017
Aired On: Monday, Tuesday
Original Network: KBS2
Duration: 60 min.
Rating Usia: 15+
***
Sinopsis Drama Korea Hwarang:
Hwarang atau pemuda bunga adalah sebuah institusi anak muda yang berkembang pada masa kerajaan Silla dari abad ke-6 sampai ke-10. Hwarang disebut pula dengan pungryudo, pungwoldo atau huksondo. Kelompok ini dididik untuk menjadi pemimpin dalam masyarakat melalui pelatihan yang keras dalam bidang seni bela diri, disiplin diri, norma sosial dan perilaku. Mereka diharuskan mengembangkan etos yang melayani kepentingan negara, menghargai tradisi, serta menciptakan jiwa kooperasi, kesetiaan dan semangat. [Wikipedia]
Nama beberapa Hwarang telah tercatat dalam sejarah. Tapi, tidak banyak yang benar-benar tahu tentang Hwarang. Bagaimana mereka memulai? Bagaimana pemuda tampan menjadi pusat pemersatu Tiga Kerajaan Korea kuno saat itu? Untuk pertanyaan yang tak terhitung jumlahnya ini, biarkan kisah tentang persahabatan dan cinta mereka mampir di kehidupanmu.
Hwarang mengambil latar di zaman Dinasti Silla, sekitar 1,500 tahun lalu. Kisah ini bermula dari persahabatan Moo Myung (Park Seo Jun) dan Mak Moon (Lee Kwang Soo) yang hidup di luar ibukota. Keduanya kemudian nekat masuk ke dalam ibukota untuk mencari keberadaan orang tua dan adik kandung Mak Moon. Keduanya pun diam-diam menyelinap masuk dan menyamar sebagai warga lokal karena adanya peraturan bahwa tak seorang pun boleh keluar masuk ibukota pada masa itu. Siapa yang menyangka, kunjungan mereka berbuah pertemuan-pertemuan yang berbahaya, penuh cinta dan tak terduga.
***
Rating 8.6/10 ya .... Aku pertama kali lihat pasukan Hwarang tuh dari drama The Great Queen Seon Deok.
Sehingga menurutku drama Hwarang ini sangat menarik karena mengisahkan sekumpulan pemuda elite yang berjuang akan cinta, gairah, serta kesetiaannya pada Raja Silla dan saat itu kerajaan Silla agak jarang dijadikan setting film atau drama.
Baca juga: [SPOOKTOBER] FILM PARK SEO JUN DAN WOO DO HWAN | THE DIVINE FURY (2019)
Review lainnya: REVIEW DRAMA KOREA ITAEWON CLASS: KEHIDUPAN PARK SAEROYI PENUH DRAMA
Review Drama Korea Hwarang:
Dari masih pengumuman cast aku udah bersemangat, ekspektasi setinggi gunung. Empat episode awal, aku pun disuguhi dengan keceriaan dan akting Park Seo Jun yang bagus. Karena ini merupakan drama Sageuk pertama ayang Ojun, aku agak takut kalau aktingnya bakal bikin aku merasa nggak nyaman. Ternyata tidak gaes, seru-seru aja eheheh....
Apalagi drama ini bertabur cogan, cuci mata sih. Hwarang juga drama yang sangat ditunggu-tunggu banget, karena keluar di tahun yang sama dengan Goblin dan Moon Lovers.
Jujur saja, karena bertabur cogan. Drama ini malah terasa lebih seperti dunia rekaan dan tulisan Wattpad yang divisualisasikan oleh fangirl K-pop daripada drama sejarah sesungguhnya. Padahal, beberapa aktor sudah melakukannya dengan sangat baik, tetapi pada akhirnya malah bikin aku agak kecewa dengan keseluruhan drama.
Hwarang, sebenarnya sangat berpotensi untuk menjadi drama yang menginspirasi, karena ini tentang prajurit Hwarang yang berjuang dan mengatasi masalah mereka. Tumbuh dan berteman, mereka mengalam suka dan duka.
Kalau kamu suka drama cinta segitiga dengan banyak romansa, adegan menangis, tarik ulur yang nyesekin, alur maju mundur kebanyakan ingatan dan bikin cerita tidak maju ke depan. Nah, Hwarang ini cocok banget buat kamu.
Apalagi OST-nya sendiri cukup bagus dan beberapa lagunya lumayan berkesan. Jangan ragu untuk menontonnya, gaes.
Sayangnya, ceritanya agak kurang sih. Kurang apa ya? Kurang micin? Apa kelebihan micin? Terlalu banyak konflik-konflik kecil yang sebenarnya nggak terlalu penting bagi cerita utamanya. Bahkan klimaks dari cerita utama diselesaikan dengan agak antiklimaks di episode terakhir. Aku jadi bertanya-tanya, ini gimana nih? Kok? Bukan karena kaget gaes, tetapi karena nggak ada momen besar yang benar-benar terjadi. Tapi, seni dari drama ini ada di keahlian memberi petunjuk sedikit demi sedikit , sehingga menciptakan ketegangan dan kegelisahan penontonnya.
Kekurangan paling utama dari drama ini adalah couple lead-nya tidak berasa itu chemistry-nya, kayak orang temenan aja. Go Ara lebih masuk chemistry-nya sama Park Hyung Shik dibandingkan Park Seo Jun. Makanya, banyak yang bilang mereka nggak suka Go Ara. Padahal bukan salah Go Ara, naskahnya aja yang ditulis salah arah.
Kenapa salah arah? Ya, karena chemistry lebih masuk sama second lead man-nya. Nah, karena lebih cocok sama second lead, romansa PSJ dan Go Ara terasa flat. Sering bosan dengan adegan romansa mereka. Tapi, kalau soal akting sih bagus, apalagi akting dari aktor senior dan tiga pemeran utamanya ini. Akting para Hwarang, juga kaku. Bahkan Minho Shinee memang aktingnya bagus, tapi serasa nggak luwes aja di beberapa adegan huhu, entah karena karakter yang dimainkan tidak ditulis dengan baik atau apalah. Jadi, apa yang kurasa kurang bukan sepenuhnya kesalahan para pemain ya.
Jujur, aku nggak tahu apa yang penulis pikirkan. Karena karakter para tokoh tuh udah menarik, tetapi malah tidak berkembang. Go Ara contohnya, aku udah ikutin dia dari zaman Who Are You? dan No Limit dan dia adalah aktris yang bagus. Tapi, karakternya di drama ini malah ditulis dengan cara yang aneh. Kurang keluar aura Go Ara dan malah bikin dia dihujat anti fans. Apalagi PSJ dan Go Ara melakukan bagian mereka dengan cukup baik untuk menunjukkan bahwa karakter mereka saling peduli. Tapi, dari segi cerita, romansa mereka berdua kurang penting wkwkwk. Aku malah lebih suka lihat bromance antara Hyung Sik dan Seo Jun.
Oh ya, karakter yang terasa kurang lainnya adalah Han Sung. Karakternya padahal sangat menarik; seorang anak muda yang suka bersenang-senang dan menentang pandangan keluarganya. Karakternya berpotensi berkembang, tapi nongolnya sekali dua kali doang. Mungkin kalau yang main bukan idol top, karakter si Han Sung akan lebih kokoh karena keberadaan di lokasi syuting akan mempengaruhi penulisan naskahnya kan ya.... Makanya tiap kali karakter Han Sung dan karakter yang cuma sekali dua kali nongol lainnya, muncul.... rasanya hanya sengaja nambah-nambahin durasi saja.
Tapi, memang ada beberapa adegan emosional yang membuat aku benar-benar merasakan sakitnya. Sehingga drama ini, punya porsi seru dan menyentuh lebih banyak daripada rasa bosan yang muncul. Jadi, segala kekurangan berasa diganti dengan akting dan kerja keras para pemain.
***
Sayangnya, Hwarang nggak akan sebagus Moon Lovers di mata dan hatiku, meskipun ending Moon Lovers lebih jelek daripada Hwarang sih. Jelek karena bikin gagal move on sampai hari ini. Tapi, dengan Hwarang, semua rasa penasaran dan keseruan hilang dan terselesaikan begitu saja dengan endingnya.
Tapi, gaes.... Ini tergantung selera ya... Agak serem sebenarnya review Hwarang ini, takut salah ngomong wkwkwkw. Terima kasih sudah baca review kali ini. Selamat menonton.

Komentar
Posting Komentar