Terbaru

Review Drakor Cashero (2025): Lee Jun Ho Punya Superpower Unik

Review Drakor Cashero (2025): Lee Jun Ho Punya Superpower Unik


Bulan lalu, sempat ramai drama Korea superhero berjudul The Wonderfools yang diperankan Cha Eun Woo dan Park Eun Bin. Nah, tahun lalu juga ada Cashero nih, yang diperankan Lee Jun Ho.

Cashero datang dengan konsep yang … cukup nyeleneh. Bayangin aja punya kekuatan super, tapi setiap kali dipakai, tabunganmu malah langsung terkuras wkwkwkw. Semakin banyak uang yang kamu pegang, semakin kuat kamu dan semakin cepat juga jatuh miskin.

Gimana? Dari premisnya udah menarik banget kan??? Yuk, simak ulasan selengkapnya di bawah ini.


***


Info Drama

Judul: Cashero

Sutradara: Lee Chang Min

Penulis Naskah: team befar (webcomic), Lee Je In, Jeon Chan Ho

Genre: Action, Comedy, Drama, Fantasy

Pemain: Lee Jun Ho, Kim Hye Jun, Kim Byung Chul, Kim Hyang Gi, Lee Chae Min, Kang Han Na

Rilis: 26 Desember 2025, Netflix 

Episode: 8

Durasi: 53 Menit

Rating Usia: 15+


***


Sinopsis Drama Korea Cashero:

Kang Sang Ung adalah seorang pegawai negeri biasa yang hidupnya sederhana dan penuh tekanan finansial. Dia sedang berusaha mengumpulkan uang untuk masa depan bersama pacarnya, Kim Min Suk, dengan harapan bisa membeli rumah dan hidup stabil.

Hidupnya berubah drastis saat dia malah mewarisi kekuatan super dari ayahnya. Kekuatan tersebut sangat unik karena dia hanya bisa menjadi kuat kalau membawa uang tunai, dan setiap kali kekuatannya digunakan, uang itu akan langsung habis, minimal ada sisa uang koin.

Alih-alih merasa beruntung, Sang Ung justru merasa terbebani. Dia tidak ingin menjadi pahlawan, dia hanya ingin hidup tenang dan menabung. Namun keadaan memaksanya untuk terlibat dalam berbagai konflik, terutama ketika kekuatannya mulai menarik perhatian pihak-pihak berbahaya.

Dalam perjalanannya, dia bertemu dengan kelompok manusia super lain dengan kemampuan aneh, mulai dari kekuatan yang aktif saat mabuk hingga telekinesis dari makan berlebihan. Bersama mereka, Sang Ung perlahan memahami bahwa kekuatannya bukan sekadar beban … tapi juga pilihan.


***


Rating 7.2/10 aja untuk yang awalnya menjanjikan banget, eh perlahan berubah menjadi tontonan yang agak membingungkan bin aneh, tapi anehnya tetap kutonton sampai habis eheheh....


Baca juga: THE AGE OF SHADOW (2016) | REVIEW FILM GONG YOO

Review lainnya: STRANGER THINGS SEASON 5 (2025): REVIEW AKHIR PERJALANAN GENG HAWKINS


Review Drama Korea Cashero:

1. Tentang Premis dan Karakter 

Hal paling menarik dari Cashero ada di konsepnya, soal kekuatan yang bergantung pada uang. Awalnya, drama ini sempat menggali konflik menarik yaitu apakah aku harus membantu orang lain kalau itu berarti menghancurkan masa depanku sendiri?

Kalau kamu, bakal gimana tuh Pengembara?

Nah sayangnya, konflik ini nggak dikembangkan dengan maksimal. Alih-alih menjadi tema utama yang terus diperdalam, konsep ini justru cepat habis di awal-awal episode, mana episodenya cuma delapan pula. Ada satu part besar tentang uang yang seharusnya jadi sumber konflik jangka panjang, tapi malah diselesaikan terlalu cepat.

Terlebih karakter Kang Sang Ung sebagai si superhero uang ini menjadi karakter yang menarik di awal. Soalnya dia realistis, ragu-ragu, dan sangat manusiawi. Dia bukan pahlawan, tapi orang biasa yang takut kehilangan masa depannya. Sayang pacar juga, makanya serba salah jadinya.

Masalahnya, dia hampir nggak berkembang. Sepanjang cerita, dia tetap pasif dan nggak benar-benar mengalami perubahan besar. Bahkan saat menghadapi situasi traumatis, reaksinya terasa datar dan nyebelin aja jatuhnya.

Sementara itu, Kim Min Suk sebenarnya punya potensi besar sebagai karakter realistis, dia perempuan yang ingin kehidupan stabil setelah hubungan panjang. Ya, iya sih perempuan mana yang punya hubungan serius tapi nggak mikirin masa depannya? Namun sayangnya, dia malah digambarkan hanya sebagai pacar yang cerewet soal uang.

Padahal, kalau ditulis lebih dalam, hubungan mereka bisa jadi inti emosional drama. Konflik finansial mereka sangat relatable, tapi malah terasa dangkal karena pembahasannya soal uang dan masalah jangan urusin orang lain aja teruuss. Ditambah chemistry-nya juga kurang terasa.

Mereka kan diceritakan udah bersama selama bertahun-tahun, tapi interaksi mereka terasa kaku dan dingin. Nggak ada kedekatan emosional yang kuat, bahkan dalam momen penting sekalipun. Di mataku sih begini ya, entahlah kalau di mata yang lain kayak apa hubungan mereka berdua ini.

Pokoknya, ini bikin konflik hubungan mereka terasa nggak menggugah sama sekali bagiku wkwkwk....



2. Dunia Superhero yang Setengah Matang

Normalnya, saat drama mulai memperkenalkan karakter-karakter lain dengan kekuatan unik, ada sedikit harapan baru kan.... 

Karakter seperti ahjussi yang bisa menembus dinding saat mabuk dan perempuan yang mendapat kekuatan dari makanan. Ini kasih warna unik dan humor yang menyegarkan.

Sayangnya, mereka cuma jadi hiasan. Nggak banyak kontribusi signifikan terhadap cerita utama. Padahal, kalau dieksplorasi lebih dalam, mereka bisa memperkaya dunia Cashero dan kasih variasi konflik yang menarik. Tapi, balik lagi, judulnya aja Cashero ya pasti siapa yang bakal jadi tokoh utamanya udah kelihatan sih, terlebih ini episodenya cuma delapan.


3. Beberapa Hal yang Jadi Masalah

Ada beberapa catatan untuk drama ini. Cashero sering kasih loncatan emosi yang nggak masuk akal. Contohnya, karakter bisa mengalami kejadian traumatis, lalu di adegan berikutnya langsung terlihat santai tanpa proses emosional yang jelas.

Perubahan tone juga terasa mendadak dari tragedi bisa langsung komedi atau dari aksi serius bisa saja tiba-tiba jadi adegan ringan.

Sebagai drama superhero, Cashero juga nggak terlalu menonjol dalam aspek visualnya. Adegan aksi terasa biasa aja, bahkan cenderung bukan hal baru. Nggak ada koreografi atau efek yang benar-benar membekas di aku. Dibandingkan dengan drama Korea lain yang lebih ambisius di genre serupa kayak Moving atau Hi-Five, Cashero terasa kurang tenaga sih.



4. Entah Kenapa, Tetap Menghibur?

Anehnya, meski merasakan ada kekurangan, Cashero tetap punya daya tarik eheheh. Drama ini ringan ditonton, punya humor yang cukup menghibur dan premisnya unik.

Ada sensasi aneh tapi bikin nagih yang bikin aku tetap lanjut, meskipun sadar ceritanya B aja. Mungkin karena idenya yang menarik, peran Kang Han Na sebagai villain dan tentu saja Lee Jun Ho wkwkwkwk....


***


Kelebihan dan Kekurangan Drama Korea Cashero

- Kelebihan:

1. Premis unik dan relevan dengan isu finansial modern

2. Konsep kekuatan super yang fresh dan berbeda

3. Akting pemain cukup solid dan bagus-bagus aja kok

4. Humor yang menghibur banget, beberapa scene bikin aku ngakak brutal wkwkwk

5. Karakter sampingan dan para villain-nya oke banget, terutama Kang Han Na.



- Kekurangan:

1. Penulisan cerita kurang konsisten dan kurang fokus

2. Konflik utama cepat habis dan nggak berkembang

3. Chemistry pasangan utama kurreeeng

4. Karakter kurang berkembang dan dunia superhero nggak dieksplorasi maksimal

5. Aksi dan visual standar aja sih.


***


Sekian review dramanya Lee Jun Ho lagi. Drama yang seharusnya bisa menggabungkan kritik sosial tentang uang dengan kisah superhero yang emosional. Namun sayangnya, kurang berasa aja di aku.

Meski begitu, Cashero bukan drama yang sepenuhnya gagal kok. Ini tetap bisa dinikmati sebagai tontonan ringan dengan konsep unik. Beberapa momen masih berhasil menghibur, bahkan bikin aku bertahan sampai akhir.

Ending-nya juga cukup dramatis dan emosional, meski agak-agak sedikit dipaksakan sih. But overall masih worth to watch, apalagi buat yang cari pure hiburan aja. Oh ya, karena aku suka mangga, kamu bisa banget dukung aku biar semangat nulis dengan traktir mangga di sini ya: https://teer.id/nurwahidah_bi

Komentar

Popular