Terbaru

A Shop for Killers (2024): Review Drama Lee Dong Wook

A Shop for Killers (2024): Review Drama Lee Dong Wook



Waktu mau review drama ini aku agak kaget karena dramanya diadaptasi dari webtoon Sarinjaui Syopingmol (살인자의 쇼핑몰) by Kang Ji Young.

Soalnya, kalau nggak salah, webtoon ini juga udah pernah ada versi adaptasinya yang diperankan sama Lee Kwang Soo dan Seolhyun, judulnya The Killer's Shopping List. Tapi, yang ini versi dark comedy gitu.

Sementara, A Shop for Killers jauh lebih serius dan penuh aksi. Bahkan mungkin lebih mirip webtoonnya kali. Ehehe, maaf aku nggak pernah baca webtoon-nya.

Yoweslah, kita review drama ini aja ya, yang versi Kwang Soo itu bisa dibahas kapan-kapan.


***


Sinopsis Drama A Shop for Killlers:

Suatu hari, hidup Ji Ahn berubah drastis waktu dia dapat telepon dari polisi yang mengabarkan bahwa pamannya, Jeong Jin Man, sudah meninggal dunia karena bunuh diri. 

Namun, Ji Ahn merasa ada yang tidak beres. Setelah kehilangan kedua orang tuanya, Ji Ahn memang dibesarkan oleh pamannya yang misterius itu, dan dia tahu pasti kalau pamannya; Jin Man bukanlah tipe orang yang akan mengakhiri hidupnya sendiri.  

Belum sempat mencerna kejadian tersebut, Ji Ahn tiba-tiba diserang oleh pembunuh bayaran, drone, dan tembakan yang membabi buta. Terperangkap di rumah pamannya, Ji Ahn harus mengandalkan pelatihan aneh yang pernah diberikan Jin Man sejak kecil untuk bertahan hidup dan mengungkap kebenaran di balik kematian pamannya.


***


Review Drama A Shop for Killlers: Rating 9.7/10 untuk drama yang beneran terasa aksi dan thriller-nya ini.

A Shop for Killers bukan drama action biasa, gaees! Ini paket lengkap buat Pengembara yang suka aksi br*tal, suspense, plotnya penuh teka-teki, dan eksplorasi para karakter yang bikin terkesan. 

Drama ini seperti yang sudah kubahas di sinopsis bercerita tentang perjuangan Ji Ahn (Kim Hye Jun) yang harus bertahan hidup setelah kematian pamannya, Jeong Jin Man (Lee Dong Wook). Nah, pamannya ternyata mantan tentara bayaran elite gitu, sekaligus pemilik toko senjata ilegal. 

Gara-gara itu, Ji Ahn jadi target pembunuh bayaran yang nggak tanggung-tanggung brutalnya.  


Baca juga: Jung_E

Review lainnya: No Exit


Review Drama A Shop for Killlers: Aksi yang Modern dan Menarik Banget

Drama ini cukup beda dari kebanyakan K-drama action lainnya. Koreografi pertarungannya sangat rapi dan menegangkan, plus terasa modern banget. Mulai dari penggunaan drone bersenjata, bom otomatis, sampai para sniper yang terlatih. Drama ini kelasnya udah ala-ala film box office.

Adegan di rumah Jin Man, dengan kombinasi tembak-tembakan, koreografi Ji Ahn dan serangan teknologi canggih, adalah salah satu highlight terbesar dari drama ini yang bikin aku cuma bisa bilang 'ah', 'wah', 'hadeuh'.

Well, yang paling menarik adalah fokus ke satu rumah aja. Nggak banyak sih drama yang bisa bikin lokasi tunggal kayak gini (kebanyakan cerita film ini terjadi di satu tempat) dan terasa jadi menarik. Tapi di sini, konsep ini berhasil banget! Aku diajak menyelami konflik yang dari satu tempat, tanpa bikin bosan. Ya, rumahnya Ji Ahn dan Jin Man.


***


Review Drama A Shop for Killlers: Ceritanya Bikin Nagih

Meskipun di empat episode pertama fokus ceritanya membangun bonding Ji Ahn dan Jin Man, serta menggali masa lalu mereka. Flashback yang dipakai juga cerdas banget, bikin aku ikutan penasaran sambil tetap bisa fokus sama cerita masa kini. Tapi, mungkin bagi beberapa orang, poin flashback yang terkesan berulang ini agak dikit ganggu sih.

Pokoknya, selain aksi, poin penting dari drama ini adalah cerita. Kayak kenapa Jin Man meninggal? Kenapa Ji Ahn dilatih? Apa yang sebenarnya terjadi?

Dan masih banyak pertanyaan lain yang belum terjawab, terutama tentang Bale. Apa rencana besar Bale? Apa itu Babylon? Dan kenapa Jin Man sempat ‘mati’ tapi muncul lagi? 

Tapi, tenang aja, semua ini bakal terjawab di season 2 yang udah dikonfirmasi bakal lebih seru! Aaah, nggak sabar.


***


Review Drama A Shop for Killlers: Tentang Para Tokoh dan Karakter

Daritadi bahas aksi dan cerita, kita kenalan dulu sama para tokoh.


1. Jeong Jin Man (Lee Dong Wook)  

Karakter Jin Man ini kompleks banget! Dia bukan orang baik, tapi tetap punya sisi kemanusiaan, terutama untuk keponakannya, Ji Ahn. Abu-abu lah.

Lee Dong Wook berhasil membawakan nuansa misterius dan gelap di setiap adegan, bikin, aku simpati sekaligus waspada.  


2. Jung Ji Ahn (Kim Hye Jun) 

Kim Hye Jun, cakep!!! Perkembangan Ji Ahn dari remaja biasa jadi survivor yang tangguh itu adalah hal terbaik di drama ini. Emosi yang ditampilkan di adegan aksi maupun momen emosional benar-benar menyentuh hati. Ini Hye Jun aktingnya memang nggak tanggung-tanggung sih.


3. Bale (Jo Han Sun) 

Bale adalah antagonis utama yang psikopat banget. Walaupun screen time-nya cuma dikit, tapi kalau dia muncul tuh langsung bikin tegang.


4. So Min Hye (Geum Hae Na)

Nah, ini dia si pembunuh bayaran wanita. So Min Hye adalah karakter yang karismatik dan kuat. Aksi pertarungannya memorable banget. Chemistry-nya dengan Jin Man di adegan-adegan tertentu juga patut di-highlight.


5. Jung Min (Park Ji Bin)

Karakter Jung Min, teman SD-nya Ji Ahn. Peranannya mungkin nggak sebesar Jin Man atau Ji Ahn, tapi dia berhasil bikin drama ini lebih hidup. Apalagi plot twist-nya, heeh. Dia termasuk yang paling banyak berkontribusi dalam usaha mengambil alih alias meretas Murthehelp (website toko yang bikin huru-hara ini).


***


Satu saja kekurangan drama ini, season duanya mana??? Sampai kapan aku digantung begini??? Eh, ada dua deh. Kekurangan lainnya adalah adegan berulang itu.

Oke, sekian review drama A Shop for Killers. Drama ini wajib ditonton buat Pengembara yang suka tema action dan suspense, tapi mungkin kurang cocok untuk penonton yang mencari drama ringan atau minim adegan kekerasan. Ini drakor yang lakik banget ehehe... Terima kasih sudah mampir.

Komentar