Terbaru
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
20th Century Girl (2022): Review Film Sad Romance
20th Century Girl (2022): Review Film Sad Romance
Lembaran sebuah buku baru saja dibalik, tapi sayang kisahnya sudah berakhir.
Huhuhu, kalimat di atas cocok sekali dengan film yang akan dibahas pada kesempatan kali ini. Ya, masih dalam rangka membuka lembaran baru di tahun 2025, Kak Bi mau review film 20th Century Girl aja. Film yang klise dengan ending menyayat.
Yuk, simak review film sad romance Korea Selatan ini selengkapnya.
***
Info Film:
Judul: 20th Century Girl
Sutradara: Bang Woo Ri
Penulis Naskah: Bang Woo Ri
Genre: Romance, Drama
Pemain: Kim Yoo Jung, Byeon Woo Seok, Park Jung Woo, Roh Yoon Seo, Han Hyo Joo
Rilis: 6 Oktober 2022
Durasi: 1 Jam 59 Menit
Negara: Korea Selatan
Rating Usia: 13+
***
Sinopsis dan Film 20th Century Girl:
Pada tahun 1999, bertepatan dengan Korea Selatan yang diterpa isu bahwa dunia akan kiamat di tahun 2000.
Ada Na Bo Ra berusia 17 tahun yang masih duduk di bangku SMA pada saat itu. Dia punya sahabat yang punya masalah jantung, Yeon Du. Yeon Du kemudian, jatuh cinta pada seseorang, tapi dia harus pergi ke Amerika Serikat untuk operasi jantung. Yeon Du pun sempat menolak berobat ke Amerika karena ingin mengenal lebih dekat sosok yang disukainya itu.
Sebelum pergi, Yeon Du sempat meminta bantuan Bo Ra untuk mencari tahu semua informasi tentang lelaki pujaannya selama dia tidak ada. Sebagai gadis remaja yang ceria dan positif, Bo Ra pun dengan senang hati menerima permintaan sahabatnya itu.
Bo Ra memulai usaha mengenali sahabat dari lelaki kesukaan Yeon Du dulu, yaitu Pung Woon Ho. Kebetulan, Woon Ho ini juga anggota klub penyiaran di sekolah mereka, sama seperti Bo Ra, jadinya dia mengambil kesempatan mengorek informasi dari situ.
Seiring berjalan waktu, rencana Bo Ra untuk mengumpulkan informasi malah berubah arah. Karena oh karena, tanpa disangka-sangka, kedekatan dengan Woon Ho membawanya ke dalam perjalanan emosional (panas-dingin, bikin senyam-senyum) yang belum pernah dirasakan sebelumnya.
Dalam panasnya demam cinta pertama, tepat setelah enam bulan berlalu. Sahabatnya Yeon Du kembali ke Korea, dan rupanya lelaki yang disukai Yeon Du adalah Woon Ho. Bora pun terjebak di antara perasaan yang baru tumbuh dan janjinya kepada Yeon Du.
Semua yang terjadi membuat tahun terakhir abad ke-20 Bo Ra menjadi momen yang lebih berharga. Apakah pada akhirnya Bo Ra bisa bersatu dengan sahabat dan cinta pertamanya?
***
Review Film 20th Century Girl: Rating 8.8/10 untuk film ini. Di sini, Kim Yoo Jung cantik sekali, bikin betah nonton. Tututu, adik kecil yang kubesarkan dengan kuota sejak zaman The Painter of Wind, Tamra the Island, dan Dong Yi ini memberi penampilan terbaik lainnya di sini.
Review film Korea: REVIEW 6/45 (2022): FILM KOMEDI KOREA WAJIB TONTON
Review Film 20th Century Girl: Antara Cinta Pertama dan Persahabatan
Film 20th Century Girl ini penuh dengan rasa nostalgia manis dan pahit, apalagi bagi mereka yang menjalani masa remaja pada masa-masa itu.
Filmnya sendiri bukan hanya mengisahkan soal cinta pertama dengan suasana tahun 90-an yang khas, film ini juga membawakan momen masa-masa sekolah, penuh cinta dan persahabatan, serta dilema hidup yang mungkin kita semua pernah rasakan semasa menempuh pendidikan.
Memang, kisahnya bisa dibilang klise banget sih, yaitu saat kita jatuh cinta pada sosok yang juga dicintai sahabat sendiri. Tipe cinta segitiga kayak gini, udah banyak di film, drama dan buku dari berbagai negara. Iya kan? Banyak yang pakai konsep begini.
Nah, yang membuat agak menarik dari kisah klise ini adalah karena dikemas dengan alur mundur, oleh Bo Ra versi dewasa yang hidup di tahun 2022 dan diperankan oleh Han Hyo Joo.
Dari awal, film ini sudah kasih sentuhan rom-com klasik dan chemistry yang manis antara Bo Ra dan Woon Ho, adegan-adegan romantis tipis khas anak sekolahan udah bikin senyam-senyum sendiri, hingga tiba-tiba film berubah haluan menjadi sangat emosional.
***
Review Film 20th Century Girl: Chemistry dan Akting
Kim Yoo Jung sebagai Bora berhasil menampilkan berbagai emosi, mulai dari kebahagiaan cinta pertama hingga kesedihan yang mendalam. Han Hyo Joo juga walau terkesan cuma cameo karena nongolnya sebentar saja, tentu nggak kalah kece dong. Apalagi Yoo Jung ini dulu memerankan Han Hyo Joo kecil sebagai Suk Bin di drama Dong Yi.
Byun Woo Seok sebagai Woon Ho lumayanlah, aktingnya bisa dibilang bagus sih. Buktinya aku masih kesal sama dia sejak drama Moonshine wkwkw padahal dianya nggak jahat di Moonshine. Aku doang yang merasa aneh sama dia. Untungnya di film ini, jadi agak luluh sama Woo Seok. Makanya tidak bisa kasih penilaian 'objektif' karena masih kebawa perannya di Moonshine. Tapi, aktingnya bagus sih.
Nah, yang lebih aku suka adalah Roh Yoon Seo sebagai Yeon Du. Dia selain aktingnya bagus, chemistry persahabatan sama Bo Ra terasa banget. Walau sempat dibuat kesal soal siapa yang sebenarnya disukai. Tapi, aku akui aktingnya keren sih.
Chemistry antara Bo Ra dan Woon Ho memang terasa nyata kok. Fakta bahwa Bo Ra belum membaca surat Woon Ho atau Woon Ho dan Bo Ra yang saling menunggu dalam timeline yang menyedihkan. Khususnya bagi Bo Ra yang tetap menunggu Woon Ho selama 15 tahun, serta fakta kalau cerita film ini diangkat dari kisah nyata pada akhirnya membuat Kak Bi justru kurang terlalu suka film ber-ending sedih ini.
Soalnya ikut merasakan sakit atas kisah mereka. Ya, ini film tentang siapa yang menunggu, siapa yang tidak punya kesempatan baca surat, siapa yang ciuman pertama eh sekaligus ciuman terakhir, siapa yang nggak sempat berbagi perpisahan, sampai siapa yang akhirnya menyimpan rasa sakit untuk selamanya?
Yep, siapa?
Penonton dong.
***
Review Film 20th Century Girl: Ending Penuh Emosi dan Sinematografinya yang Oke
Apa hal yang membuat film ini begitu mengesankan sekaligus bikin hati terasa hancur?
Ending tragis yang sama sekali bukan plot twist bagiku. Tapi, lumayan bikin frustrasi karena ending dan kisah yang berhasil ditebak dengan mudah. Why? Kenapa harus begitu? Tidakkah penulis film ini ingin membuat aku gigit jari karena salah menebak arah kisah cinta mereka? Why harus beneran tebakanku? Why???
Hmm, ya sudahlah, mau dikritik juga aneh. Aku benci karena film mudah ditebak, tapi aku juga benci karena tebakanku benar.
Untungnya, semua kegalauan yang ada terbayarkan dengan sinematografinya. Dua jempol untuk penggambaran visual dan suasana tahun 90-an terasa sangat otentik, dari pallette warna-warna lembut hingga pencahayaan yang indah, semuanya memperkuat nostalgia 90-an.
Film ini, hampir jadi film healing karena kehangatan yang ada, eh ternyata malah jadi film yang ada vibes trauma bagi sebagian orang. Meskipun bagiku kurang begitu sakit sih, ya cuma nyesek aja wkwkwk....
***
Bagi Pengembara yang menyukai cerita cinta pertama yang sederhana tapi bikin baper, bolehlah 20th Century Girl ini ditonton. Meskipun berakhir dengan perasaan sedih dan hah hoh doang, film ini tetap kasih pengalaman hangat dan lumayan membekas. Baiklah, thank you sudah mampir untuk membaca review film kali ini.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Popular
Review Serial Televisi Korea Selatan: A Korean Odyssey (2017) – Hwayuki
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Ini 13 Rekomendasi Drama Korea Kerajaan Part 2
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Bitch x Rich 1 dan 2 (2023-2025): Review Drakor Siswa Elit
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya

Komentar
Posting Komentar