Terbaru

The Cursed: Dead Man’s Prey (2021): Dukun Indonesia di Film Korea [Spooktober]

The Cursed: Dead Man’s Prey (2021): Dukun Indonesia di Film Korea [Spooktober]




Kemarin aku udah mengulas drama horor misteri The Cursed yang bercerita tentang dukun remaja di Korea Selatan. Pada kesempatan kali ini, aku akan review film horor yang merupakan sequel dari drama The Cursed. 

Agak telat banget memang, tapi nggak apa-apa. Film ini worth it to watch kok!

Btw, gimana nasib si dukun remaja setelah berhasil memenangkan pertarungan terakhirnya di versi drama? Yuk, simak ulasan ini biar tipis-tipis bisa menebak nasib So Jin si dukun remaja.


***


Info Film

Judul: The Cursed: Dead Man’s Prey

Sutradara: Kim Yong Wan

Penulis Naskah: Yeon Sang Ho

Genre: Thriller, Misteri, Horor, Supernatural

Pemain: Uhm Ji Won, Jung Ji So, Oh Yoon Ah, Jung Moon Sung

Rilis: 28 Juli 2021

Durasi: 109 menit

Negara: Korea Selatan 

Rating Usia: 15+


***


Sinopsis Film Korea The Cursed: Dead Man’s Prey:

Reporter Im Jin Hee kembali, kali ini dia berfokus pada sebuah kasus pembunuhan berantai misterius yang terjadi pada Jaechaui (mayat yang telah bangkit dari kematian dan mampu berbicara).

Tubuh-tubuh ini ternyata dimanipulasi oleh seseorang. Im Jin Hee harus mengungkapkan kebenaran dan mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi.

Tanpa disangka ternyata yang dicurigai sebagai dalang dari kejahatan itu adalah seorang dukun asal Indonesia.


***


Review Film Korea The Cursed: Dead Man’s Prey: Rating 7.8/10 aja untuk versi filmnya ini, agak jauh dari rating versi drama yang kuberikan sebesar 9.2. 

The Cursed versi drama rilis pada Februari 2020, versi film pun datang setahun kemudian. Ada perbedaan besar yang mencolok dari film ini, di mana Im Jin Hee seorang yang menjadi pemeran utamanya di sini, berbeda dengan So Jin yang justru terkesan sebagai second lead saja.


Baca juga: REVIEW METAMORPHOSIS (2019): FILM HOROR KOREA

Review lainnya: ARCHIVES: THE NANYANG MYSTERY (2026): REVIEW DRACHIN MISTERI DI ERA REPUBLIK


Review Film The Cursed: Dead Man’s Prey:



1. Efek Visual, Dramatisasi dan Elemen Horornya Solid 

Film ini membuat pengalaman visual yang luar biasa dengan CGI yang hebat, terutama dalam menampilkan Jaechaui. Mulai dari kebangkitan Jaechaui sampai kehancuran yang menampilkan tubuh yang perlahan hancur menjadi debu.

Elemen dan unsur horor dalam film juga disajikan dengan baik, dan twist tentang mayat-mayat hidup yang bergerombol dan jatuh dari tangga memberikan sentuhan menarik. Bikin film ini berasa ada unsur zombie-nya juga. 

Selain horor, drama antara penjahat dan para pemeran utama lumayan oke untuk diikuti. Drama Jin Hee dan suaminya yang setia banget dan kehilangan cintanya tulus, bikin film ini berwarna di tengah gelapnya genre horor dan thriller.


2. Plot Berbeda dari Drama

Ide cerita film ini, tentu masih berhubungan banget dengan versi dramanya. Hanya saja, plotnya yang kokoh menampilkan arah yang berbeda dengan kemunculan Jaechaui alias zombie ala dukun yang katanya dukun Indonesia.

Di mana, So Jin hanya muncul sebagai pahlawan kesiangan, saat Jin Hee dan semuanya kebingungan dengan kemunculan orang-orang yang sudah mati. Pun begitu, banyak adegan yang terasa mirip dengan adegan versi drama, ya mungkin karena mengambil universe dalam dramanya sehingga ada beberapa elemen-elemen yang terasa repetitif dan udah jelas.

Walaupun begitu, dengan adanya So Jin dan Jin Hee, film ini menyajikan karakter perempuan yang kuat, daripada sekadar kisah misteri yang perempuannya cuma bisa teriak histeris.

Apalagi So Jin yang sempat hilang di paruh pertama film, muncul kembali dengan penampilan yang lebih dewasa dan terkesan datang dengan kekuatan yang lebih besar, walau musuh yang dihadapinya sangat kuat.

Oh ya, Inugami di The Cursed menurutku lebih keren dibandingkan Jaechaui karya dukun Indonesia di The Cursed: Dead Man's Prey https://mydramalist.com/57695-the-cursed ini. Karena para Jaechaui ini sama aja kayak zombie, hanya proses terbentuk dan alasan dibentuknya yang beda.



Kekurangan Film The Cursed: Dead Man's Prey:

Film ini sebenarnya seru-seru aja, apalagi serangan para Jaechaui sampai investigasi soal dukun Indonesia. Rasanya menarik banget. Tapi, ada beberapa elemen, termasuk cara pengungkapan, si penjahatnya, dan arah akhir ceritanya mudah diprediksi.

Meskipun dapat dinikmati sebagai film terpisah, bisa aja ditonton tanpa melihat versi dramanya. Tapi, beberapa orang mungkin akan kurang berkesan dengan karakter tertentu yang datang dari dramanya, jadi saranku tetap nonton versi drama dulu sebelum menonton versi film. 


***


Kesimpulannya, film horor dengan misteri-thriller ini kasih pengalaman visual yang memukau dengan efek CGI yang bagus sebagai poin utamanya. Tapi, meskipun nggak sesuka versi dramanya, versi ini sama sekali nggak jelek kok. 

Apalagi ada nama dukun Indonesia di dalamnya, ya, meskipun aku ada baca beberapa haters yang bilang drakor zaman sekarang sedang memanfaatkan Indonesia untuk meraup penonton. Sayangnya, Korea bukan hanya pernah membahas Indonesia saja loh. Banyak negara-negara lain yang pernah jadi setting atau disebutkan dalam produksi Korea Selatan.


***


Oke, sekian review film horor asal Korsel ini.



Terima kasih sudah baca review film The Cursed: Dead Man's Prey ya. Jangan lupa kunjungi juga https://linktr.ee/nurwahidahbi untuk informasi lainnya tentang Kak Bi. Komen dan share bila suka.

Komentar

Popular