Terbaru

Watch Out! | Cerpen Thriller Kak Bi

Watch Out! | Cerpen Thriller Kak Bi



[Cerpen Thriller] Bunyi alarm di sebuah ruangan server berdering keras, memecah keheningan malam di gedung perkantoran yang sepi.

Dong Jun, seorang admin jaringan yang bekerja larut malam di perusahaan teknologi terkemuka, segera merespons. Dong Jun berlari menuju ruangan server, memperhatikan indikator merah yang berkedip-kedip di layar komputer. Ada serangan hacker yang sedang terjadi!

Dong Jun segera menghubungi tim keamanan IT, tapi karena sudah jam sebelas malam, tim keamanan IT agak terlambat karena mereka sudah pulang. Dong Jun pun coba memeriksa jejak digital untuk mencari tahu bagaimana dan dari mana serangan itu berasal, gelarnya di dunia teknologi berguna juga, setelah hanya terjebak sebagai admin yang mengatur arus mudik data statistik perusahaan.

Setelah mengutak-atik beberapa saat, Dong Jun menemukan tanda-tanda bahwa serangan itu berasal dari dalam perusahaan. Dia terkejut dan bingung. Siapa yang bisa melakukan hal seperti ini?

Dong Jun, kembali ke ruangannya dan segera memanggil rekan kerjanya, Yi Soo, yang kebetulan juga bekerja larut malam di kantor. Mengejar lembur karena sibuknya perusahaan dengan berbagai pertemuan eksternal dan internal problem lainnya yang beredar. 

Mereka berdua bekerja sama untuk memeriksa log server dan memeriksa setiap akses yang dicatat. Tiba-tiba, mereka menemukan jejak yang mencurigakan di salah satu server yang digunakan untuk menyimpan data pelanggan.

"Hah, dia pasti menghapus log-nya dengan hati-hati," ucap Yi Soo sambil memeriksa setiap baris log yang dicatat. Disentuhnya ujung kaca mata sambil memonyongkan mulut.

Dong Jun mengangguk setuju. "Kita harus melacak setiap langkahnya. Kita harus menemukan siapa yang berada di balik serangan ini."

Tiga puluh menit kemudian, tim keamanan IT datang. Mereka sengaja tidak memberitahu kepala tim atau direktur untuk permasalahan ini. Tangani dan selesaikan terlebih dulu, baru bisa dijelaskan keesokan paginya.

Dengan bantuan tim keamanan IT, Dong Jun dan Yi Soo menggali lebih dalam ke dalam server yang terkena serangan. Mereka menemukan tanda-tanda manipulasi data, dan menemukan sebuah flashdisk yang terhubung ke server di salah satu port komputer. Flashdisk itu tidak seharusnya berada di sana.

"Flashdisk ini dicolokkan ke port USB yang mengarah langsung ke server," kata Dong Jun sambil memeriksa flashdisk itu. "Tapi, ini bukan milik perusahaan kita."

Yi Soo menggelengkan kepala. "Tapi, siapa yang bisa mengakses server ini dan menyembunyikan flashdisk di ruangan ini? Hanya admin yang memiliki akses seperti itu."

Dong Jun dan Yi Soo meminta tim keamanan IT untuk memeriksa rekaman CCTV di sekitar server room, tetapi tidak ada rekaman yang menunjukkan siapa saja yang mengakses server pada saat serangan terjadi. Mereka semakin bingung.

Mereka memutuskan untuk menggali lebih dalam lagi ke dalam data di flashdisk itu. Dengan laptop milik salah satu tim keamanan IT, mereka mencari tahu isi flashdisk dengan ikon lampu hijau tersebut.

Setelah mengakses isi flashdisk, mereka menemukan sejumlah file yang mencurigakan. Ada file-file kode sumber yang tidak dikenali, serta file-file terenkripsi yang tidak dapat dibuka. Mereka bersama-sama mencoba untuk memecahkan kode-kode tersebut, tetapi tidak berhasil.


***


[Cerpen Thriller] Sementara itu, serangan hacker terus terjadi di ruangan server ini, hal ini bisa mengakibatkan kerugian data yang signifikan bagi perusahaan. 

"Akan kuhubungi Lee Daerinim." Yi Soo mengambil ponselnya.

"Jangan!" Dong Jun menahan tangan Yi Soo. "Ini sudah larut malam. Kita akan mengatasinya. Besok pagi baru beritahu kepada para petinggi. Kita harus coba memblokir pusat data terlebih dulu," jelas Dong Jun.

Mendengar itu, Yi Soo semakin putus asa. Mereka harus menghentikan serangan ini sebelum lebih banyak kerugian yang terjadi.


Baca juga: CERPEN THRILLER: BERTAHAN HIDUP

Cerpen thriller lainnya: CERPEN THRILLER 18+: RED ROOM


Nihil, semalaman mereka hanya bisa berhasil menunda serangan itu berkembang biak dalam pusat data. Tapi, serangan tersebut masih tetap memecah data, meskipun flashdisk sudah tidak dicolokkan ke port USB manapun.

Para petinggi perusahaan memutuskan untuk mematikan data server terlebih dulu. Begitu izin diberikan, tim keamanan IT segera bertindak. Dong Jun dan Yi Soo mendapatkan pujian karena usaha mereka membantu dan menyadari adanya alarm di ruangan server.

Hari ini, perusahaan masih dalam mode recovery data. Dong Jun yang pulang pagi dan kembali ke kantor saat sore hari masih bekerja larut malam bersama staff lainnya di ruang server.

Dong Jun menyadari sesuatu yang janggal ketika kembali dari toilet, dia melihat sebuah laptop hitam diletakkan di meja kerjanya. Dia bingung karena dia tidak ingat meninggalkan laptop itu di sana.

Dia menanyai Yi Soo dan Yi Soo bilang tidak ingat siapa yang meletakkan laptop di sana. Mereka berdua memutuskan untuk memeriksa rekaman CCTV dan menemukan seseorang yang mengenakan topeng masuk ke ruangan server pada malam sebelumnya dan baru saja meninggalkan laptop hitam di meja Dong Jun. 

"Tangkap dia!" ujar Dong Jun bicara pada smartwatch-nya. "Lelaki bertopeng baru saja ke tim admin, memakai jaket hitam dan sepatu merah."

Dong Jun dan Yi Soo menyadari bahwa laptop hitam tersebut, bisa jadi kunci untuk memecahkan serangan hacker yang terjadi. Mereka menghidupkan laptop dan menemukan bahwa laptop tersebut terhubung dengan server perusahaan secara ilegal. Mereka segera memeriksa isi laptop dan menemukan jejak digital yang mengarah ke alamat IP yang mencurigakan.

Dengan bantuan tim keamanan IT, mereka melacak alamat IP tersebut dan menemukan alamat rumah seorang pria bernama Oh Se Kang, yang merupakan mantan karyawan perusahaan mereka yang baru-baru ini dipecat. Oh Se Kang atau Alex Oh adalah seorang ahli IT yang sangat cakap, tetapi dia dipecat karena masalah disiplin. Mereka pun mecurigai Alex Oh adalah otak di balik serangan hacker ini.

Mereka melaporkan temuan mereka kepada polisi. Polisi pun segera mendatangi rumah Alex Oh untuk melakukan penggeledahan. Mereka menemukan banyak flashdisk, beberapa laptop, serta sejumlah perangkat teknologi lainnya yang digunakan untuk meretas server perusahaan.

Setelah interogasi yang intensif, Alex Oh mengakui bahwa dia melakukan serangan hacker tersebut sebagai rangkaian balas dendam karena dipecat dari perusahaan. Dia menggunakan pengetahuannya sebagai mantan karyawan untuk meretas server dan mencuri data perusahaan.

Dong Jun dan Yi Soo merasa lega bahwa serangan hacker itu akhirnya terungkap dan berhasil dihentikan. Perusahaan mereka segera mengambil langkah-langkah keamanan yang lebih ketat untuk mencegah serangan serupa di masa depan.


***


[Cerpen Thriller] Beberapa minggu kemudian, Dong Jun menerima sebuah harddisk dari seorang karyawan yang menemukannya di parkiran perusahaan, sebuah box cokelat atas nama Ahn Dong Jun. Harddisk itu berisi file-file data yang telah dipulihkan dari server yang terkena serangan. Dong Jun segera memberikan harddisk tersebut kepada tim keamanan IT. Mereka coba untuk memulihkan kembali data server dengan file yang berasal dari harddisk misterius.


***


Alex Oh akhirnya dihadapkan pada tuntutan hukum. Dia mengakui kesalahannya dan menghadapi konsekuensi hukum atas tindakannya. 

Beberapa hari, setelah kedatangan harddisk misterius. Dong Jun dan Yi Soo kembali ke kantor setelah menghadiri persidangan Alex Oh, mereka menemukan sebuah flashdisk baru yang ditempatkan di masing-masing meja mereka. 

Agak hati-hati, Dong Jun dan Yi Soo memeriksa flashdisk tersebut lewat ponsel dengan tambahan USB Drive OTG. Flashdisk itu hanya berisi satu file teks yang berisi pesan misterius.

"Kalian belum selesai. Ada yang lebih besar di balik semuanya. Hati-hati!"

Cahaya ponsel mereka berkedip-kedip dengan intensitas yang aneh saat mereka membaca pesan tersebut.

Meja-meja kerja para pegawai mendadak riuh, laptop di meja berkedip-kedip. Tim keamanan IT, kembali sibuk. 

"Sial!" gerutu Dong Jun, melihat layar ponselnya yang kini memunculkan tulisan singkat dengan bunyi aneh.

"Watch out!"


***


Tamat

Gorontalo, April 2023


Hai, Pengembara. Terima kasih sudah baca cerpen thriller hari ini ya. Sebentar lagi Oktober nih dan bakal ada postingan khusus Halloween, horeee....

So, pastikan kamu bookmark blog Nurwahidah Bi dan nantikan konten-konten spesial horor di Oktober 2026 nanti. Terima kasih banyak~~


Komentar