Langsung ke konten utama

Terbaru

Review Drakor ANNA (2022): Saat Bae Suzy Berbohong

Review Drakor ANNA (2022): Saat Bae Suzy Berbohong Tulisan ini akan jadi review drakor pertama di bulan November 2026.  Akhir-akhir ini aku jarang review drama bergenre selain horor lagi ya.... Maklumlah, Oktober kemarin kan spesial event Spooktober ehehe. 

A Dream Within a Dream (2025): Review Drachin Liu Yuning dan Li Yitong

A Dream Within a Dream (2025): Review Drachin Liu Yuning dan Li Yitong



A Dream Within a Dream ini adalah dramanya Liu Yuning yang baru aku nonton awal Januari tahun 2026 sambil menunggu drachin How Dare You, padahal ini tuh tayangnya udah dari tahun 2025. Iya, aku telat gaesss nonton ini eheheh.

A Dream Within a Dream ini awalnya terasa kayak drama ringan yang sebentar lucu, sebentar romantis gitu, eh tahu-tahu ada sedihnya juga. Soal cewek modern masuk ke dunia naskah, berusaha kabur dari takdir tragis, lalu ribet sendiri karena sistem cerita terus menariknya kembali ke jalur asli.

Tapi makin lama ditonton, drama ini jauh lebih menarik loh. Di balik komedinya yang absurd, ternyata ada cerita yang bikin aku cukup ketagihan. Ada masalah politik istana, obsesi kekuasaan, dan hubungan toxic. 

Aaaah, pokoknya aku suka Liu Yuning *eh*


***


Info Drama 

Judul: A Dream Within a Dream

Sutradara: Guo Hu

Penulis Naskah: Ren Zhuang Liu

Genre: Historical, Comedy, Romance, Fantasy

Pemain: Li Yitong, Liu Yuning, Zhu Xu Dan, Riley Wang, Wang You Shuo, Chang Long 

Rilis: 26 Juni 2025 - 11 Juli 2025, iQiyi

Episode: 40

Durasi: 45 Menit

Rating Usia: 14+


***


Sinopsis Drama China A Dream Within a Dream:

Artis Song Xiao Yu tiba-tiba masuk ke dalam dunia naskah dan menjadi Song Yi Meng, tokoh perempuan utama yang nasibnya benar-benar mengenaskan. Dalam cerita asli, dia hanya dimanfaatkan oleh sang male lead villain, Nan Heng, sebelum akhirnya mati tragis.

Masalahnya sebagai artis, Xiao Yu tahu semua jalan cerita itu, karena dia yang harusnya memerankan tokoh Song Yi Meng.

Karena tidak mau bernasib sama, dia langsung mencoba kabur dari alur utama. Dia berusaha menjauhi Nan Heng, mencoba menikah dengan karakter lain, bahkan mati-matian mengubah takdirnya sendiri.

Sayangnya, dunia cerita tersebut seperti punya sistem yang rusak sekaligus kejam. Setiap kali Xiao Yu mencoba keluar dari plot, dia justru masuk ke loop aneh dan berakhir mati dengan berbagai cara random.

Lama-lama dia mulai sadar kalau masalah sebenarnya bukan soal menghindari villain. Dunia ini ternyata jauh lebih kompleks dari yang dia kira. Nan Heng juga bukan sekadar tokoh jahat satu dimensi seperti di naskah awal.

Dan sejak itu, cerita berkembang menjadi kombinasi unik antara komedi, romance, tragedi dan misteri, yang bakal bikin penasaran.


***


Rating 9.7/10 dari aku untuk drama fantasinya Liu Yuning yang ada lucu dan sedihnya dan berhasil bikin aku tertawa terpingkal-pingkal di 10 episode awal, serta beberapa episode acak setelahnya, yang emang isinya banyak ngereceh wkwkwwk.

Buat Pengembara yang suka drama dengan konsep unik, karakter seru, humor receh bikin ngakak, dan cerita yang perlahan membuka banyak lapisan, A Dream Within a Dream benar-benar worth it.


Baca juga: LOVE LIKE THE GALAXY (2022): REVIEW DRACHIN ZHAO LUSI DAN WU LEI

Review lainnya: REVIEW CATATAN PEMBUNUHAN SANG NOVELIS (MALICE) OLEH KEIGO HIGASHINO SENSEI


Review Drama China A Dream Within a Dream:


1. Premis Absurd yang Seru

Drama ini sadar kalau konsep transmigrasi sudah sering banget dipakai. Jadi alih-alih mencoba terlihat super serius sejak awal, ini malah bermain-main dengan trope tersebut.

Song Xiao Yu alias Yi Meng berkali-kali mencoba kabur dari jalan cerita di awal episode, eh dunia naskahnya langsung error total. Ada adegan yang benar-benar kayak Final Destination tapi versi drama China kostum wkwkwk.

Sumpah ya, adegan dia menghindari kematian tapi gagal terus sampai dia hapal apa yang bakal terjadi tuh jadi potongan video yang bikin aku semakin nggak sabar pengin nonton. Maklum, list drakor dan list drachin-ku panjang banget jadi semua harus masuk antrean. Mana pula ditambah film, series, buku, menulis dan real life, sibuk banget saiyah~~

Nah, drama ini kasih loop absurd, death reset, adegan dipercepat, sampai momen-momen yang sengaja mengolok trope drama sendiri dan berhasil dibuat lucu banget. Yang bikin seru, dramanya juga sadar dirinya lucu. Jadi humor di sini terasa natural, bukan yang cringe gitu.

Kalau kataku drama ini seperti campuran Romance of Tiger and Rose, Love Game in Eastern Fantasy dan ada sedikit vibe Extraordinary You. Tapi tetap punya identitas sendiri, A Dream Within a Dream.



2. Liu Yuning dan Li Yitong Benar-Benar Cocok

Chemistry mereka salah satu alasan utama kenapa drama ini gampang aku nonton marathon 3 harian doang. Li Yitong benar-benar bersinar sebagai Song Xiao Yu alias Song Yi Meng. Dia punya timing komedi yang sangat natural, tapi juga bisa langsung berubah emosional dalam adegan serius tanpa terasa aneh.

Karakternya ini cukup menyenangkan tapi juga menyebalkan. Dia bukan tipe female lead super genius yang selalu benar. Dia penakut, gampang bingung, kadang salah langkah, tapi tetap berusaha bertahan dengan caranya sendiri.

Sementara itu Liu Yuning, gege kesayanganku yang sekarang lagi ada di fase terbaik karier dramanya tampil kece sebagai pangeran Nan Heng yang awalnya terasa intimidating, dan misterius. Tapi makin lama, karakternya perlahan menunjukkan sisi rapuh, serba salah dan kesepian. Dan Liu Yuning memainkan perubahan itu dengan sangat bagus.

Dia nggak overacting, tapi ganteng. Banyak emosinya justru keluar lewat tatapan mata, dan dia ganteng. Lewat jeda bicara, ekspresi kecil, atau cara dia menahan emosi bikin tambah ganteng wkwkwk.

Dan chemistry mereka bukan tipe pasangan yang langsung penuh fanservice sejak awal ya. Hubungannya berkembang perlahan banget tapi pasti, penuh trust issue, rasa takut, sekaligus kenyamanan yang tumbuh sedikit demi sedikit. Plus kocak, ini poin penting, sebelum jadi romansa, mereka berdua hubungannya konyol banget ehehehe. Eh? Berdua? Bertiga kali ah, YTTA, ahahah.

Rasanya seperti melihat dua orang yang sama-sama terluka lalu tanpa sadar mulai menjadi tempat pulang satu sama lain, walau diwarnai rencana saling b*nuh-membun*h yang malah berakhir kocak, karena masing-masing punya plot armor pemberian penulis naskah asli dari dunia Xiao Yu. Dduh jadi teringat bunyi ketikan keyboard nih.



3. Komedi dan Dramanya Balance Banget

Ini salah satu hal paling sulit dilakukan drama fantasy-romance yaitu menyeimbangkan komedi dan emosi. Tapi drama ini berhasil loh.

Di satu sisi, ada adegan-adegan receh yang benar-benar bikin ngakak, ditambah adegan asli dunia novel yang sering mengatur alur cerita kembali ke alur yang benar setelah diacak-acak sama Yi Meng alias Xiao Yu. Ada adegan aksi yang bagus, serta kalau dramanya udah mulai serius, emosinya juga tetap kena. Pas bagian Nan Heng banyak disalahpahami juga bikin sedih banget.

Karena semakin lama, aku sadar kalau karakter-karakter di dunia naskah ini bukan cuma NPC lucu. Mereka semua sebenarnya terjebak dalam peran yang sudah ditentukan untuk mereka. Dan itu bikin banyak adegan jadi jauh lebih menyentuh dibanding yang awalnya diperkirakan.

Banyak mungkin dari Pengembara yang akan mengira ini drama romance biasa dengan tema transmigrasi. Padahal inti ceritanya justru tentang bagaimana sebuah dunia cerita berubah ketika karakternya mulai melawan takdir.

Drama ini memang meminta kita buat memperhatikan detail-detail kecil. Banyak foreshadowing baru terasa penting beberapa episode kemudian. Pun adegan emosional disampaikan dengan baik.

Semakin mendekati akhir, semuanya mulai terasa nyambung, entah itu konsep loop-nya, scene reset, perubahan karakter, sampai alasan kenapa dunia cerita mulai berubah sampai-sampai penulis novelnya ikut masuk ke novel dan itu yang bikin drama ini punya rewatch value tinggi. Saat ditonton ulang, banyak adegan jadi terasa berbeda, btw, aku udah nonton ini dua kali wkwkwk. Untuk ukuran orang yang jarang rewatch kayak aku, ini sebuah kemajuan.


4. Visual dan OST-nya Top Tier

Dari sisi produksi, drama ini benar-benar kelihatan mahal. Visualnya cantik, sinematografinya stylish, dan editing komedinya juga kreatif banget. Banyak adegan dibuat seperti parody drama wuxia klasik tapi dengan sentuhan modern yang absurd banget.

Apalagi Liu Yuning memerankan 3 sosok yaitu Nan Feng, si rekan artisnya Xiao Yu yang bakal memerankan karakter dalam naskah drama mereka. Lalu, memerankan Nan Heng, si tokoh dalam naskah yang dunianya dimasukin Xiao Yu sebagai Yi Meng dan terakhir sebagai Li Shi Liu, si sosok misterius bertopeng yang jadi alternatif cerita gegara Xiao Yu mengacak-acak alur naskah drama wkwkwk.

Nah, Liu Yuning kece banget memerankan semua itu gaeees.

OST-nya juga salah satu yang paling memorable. Aaaaah pokoknya suara Liu Yuning enak banget di sepanjang drama ini.

Dan yang paling penting ending-nya memuaskan. Nggak terburu-buru, nggak asal bikin tragic ending demi mancing air mata, (kayak itu tuh drama apaan tuh yang namanya A Journey to Love eh malah jadi A Journey to Heaven.) Semua karakter utama drama ini mendapat penutup cerita yang cukup jelas dan emosional. Bahkan ada plot twist yang bikin aku gagal move on, yaitu dunia Song Xiao Yu dan Nan Feng kayaknya juga cuma novel deh huhuhu.


***


Kelebihan dan kekurangan Drama China A Dream Within a Dream


- Kelebihan:

1. Konsep transmigrasinya cukup kreatif, masih punya ciri khas kalau dibandingkan dengan drama bertema serupa

2. Kombinasi komedi dan drama yang sangat balance, banyak adegan super duper receh dan lucu 

3. Chemistry Liu Yuning dan Li Yitong kuat banget. Mereka kalau lagi adegan romantis tuh maniiiis banget, pas ngelawak juga lucuuu banget

4. Side characters berkembang dengan baik. Kamu mungkin bakal suka karakter kakaknya Yi Meng, si Song Yi Ting walau agak nyebelin dikit, juga teman-temannya Nan Heng.

5. Visual dan produksi terasa mahal.

6. OST sangat memorable.

7. Ending memuaskan, manis dan emosional.



- Kekurangan:

1. Meskipun sesuka itu, masih ada sedikit yang jadi catatan, salah satunya bagian tengah cerita sempat sedikit melambat.

2. Nggak cocok untuk penonton yang suka cerita simpel, soalnya ini banyak time reset dan ada clue-clue yang harus diperhatikan sepanjang menonton, termasuk si bocah yang tetiba punya kesadaran tiap kali Xiao Yu di-reset saat hari pernikahan.

3. Beberapa konsep mungkin membingungkan di awal, buat yang nggak terbiasa sama konsep transmigrasi atau time traveler.

4. Sifat Yi Meng yang keseringan negative thinking kadang bikin capek banget, sampai aku ikut jadi korban perasaan karena kasihan melulu sama Nan Heng yang disalahpahami wkwkwk.


***


Pokoknya, A Dream Within a Dream tuh salah satu drama yang isinya lucu, absurd, romantis, kadang bikin patah hati, tapi tetap menyenangkan ditonton sampai akhir. Walau telat nonton, aku bisa dibilang menyesal telat menonton, karena drama ini bagus banget. Cuma ya bertepatan sama The Prisoner of Beauty jadinya, aku menahan diri untuk nonton dulu waktu itu.

Kalau suka drama transmigrasi dengan humor cerdas, suka chemistry kuat dan karakter yang berkembang, suka ending yang benar-benar memuaskan, apalagi suka Liu Yuning kayak aku, ya drama ini wajib masuk watchlist kamu ya Pengembara. Kapan lagi lihat racun warna-warni dikasih ke orangnya langsung wkwkwk???

Terima kasih sudah membaca ulasan hari ini.


Oh ya, karena aku suka buah mangga, kamu bisa banget dukung aku biar semangat nulis dengan traktir mangga di sini ya: https://teer.id/nurwahidah_bi

Komentar