Review Drama Korea Queen Mantis (2025): Saat Go Hyun Jung jadi Psikopat
Review Drama Korea Queen Mantis (2025): Saat Go Hyun Jung jadi Psikopat
Ada yang tahu Mishil? Karakter dari drama The Great Queen Seon Deok yang diperankan Go Hyun Jung? Nah, 2025 kemarin Mami Go Hyun Jung comeback drama jadi ibunya Jang Dong Yoon.
Drama Queen Mantis ini menyajikan misteri pembunuhan, tapi juga mengulik sisi paling gelap manusia. Dengan konsep ibu pembunuh berantai yang harus bekerja sama dengan anaknya yang polisi.
Seru deh, yuk simak ulasannya.
***
Info Drama
Judul: Queen Mantis
Genre: Thriller, Mystery, Psychological, Crime
Jumlah Episode: 8
Sutradara: Byun Young Joo
Penulis Naskah: Lee Young Jong
Pemain: Go Hyun Jung, Jang Dong Yoon, Cho Seong Ha, Lee El, Kim Bo Ra
Tayang: 5 September 2025 - 27 September 2025
Durasi: 60 Menit
Rating Usia: 15+
***
Sinopsis Drama Korea Queen Mantis:
Jeong I Sin, dikenal sebagai Queen Mantis, seorang pembunuh berantai legendaris yang menargetkan pria-pria pelaku kekerasan. Dia sudah lama dipenjara, menjadi simbol ketakutan sekaligus kontroversi di masyarakat.
Suatu ketika muncul pembunuh peniru yang kembali menghidupkan pola kejahatan Jeong I Sin, kepolisian tidak punya pilihan selain meminta bantuan dari satu-satunya orang yang memahami pola tersebut yaitu Jeong I Sin.
Masalahnya? Kasus ini ditangani oleh Cha Su Yeol, seorang detektif muda … yang merupakan anak kandung Jeong I Sin.
Dipenuhi kebencian, trauma masa lalu, dan konflik batin, Su Yeol terpaksa bekerja sama dengan ibunya. Seiring penyelidikan berjalan, rahasia demi rahasia mulai terkuak. Bukan cuma tentang sang pembunuh peniru, tapi juga tentang masa lalu kelam, kekerasan yang diwariskan, dan kebenaran yang selama ini tersembunyi.
***
Rating 8/10 untuk drama yang lumayan berat ini.
Queen Mantis ini drama yang penuh trauma, abu-abu, dan ada pertanyaan yang nggak punya jawaban pasti.
Baca juga: REVIEW FILM THRILLER PSIKOLOGI: THE CALL
Review lainnya: REVIEW FILM KOREA: A TALE OF TWO SISTERS (2003)
Review Drama Korea Queen Mantis:
1. Tema Berat dan Berani
Dari awal, Queen Mantis sudaj langsung menancapkan identitasnya sebagai thriller psikologis serius. Drama ini isinya bukan sekadar "siapa pembunuhnya?" tapi lebih ke “kenapa seseorang bisa menjadi pembunuh?"
Tema yang diangkat lumayan kompleks, mulai dari kekerasan dalam rumah tangga, trauma, kegagalan sistem hukum dan keadilan.
Drama ini secara terang-terangan mengajak kita untuk nggak cuma menghakimi, tapi juga memahami. Bahkan dalam beberapa titik, aku bisa merasa simpati pada karakter yang secara moral seharusnya dikutuk dan di situlah kekuatan utamanya, di mana nggak ada yang benar-benar hitam-putih.
2. Karakter Queen Mantis: Antagonis atau Korban?
Jeong I Sin adalah salah satu karakter perempuan paling kompleks dalam K-drama. Dia seorang pembunuh, ibu, korban kekerasan dan simbol perlawanan.
Di satu sisi, tindakannya jelas kriminal. Tapi di sisi lain, dia membunuh pria-pria yang lolos dari hukum setelah menyiksa keluarganya. Ini bikin dilema moral, apakah dia monster… atau justru produk yang tercipta dari sistem bermasyarakat yang gagal?
Kita juga nggak dipaksa untuk membenarkan tindakannya kok, tapi juga nggak bisa sepenuhnya membencinya Jeong I Sin. Bagiku, dia korban yang terpaksa menegakkan keadilan dengan cara yang salah.
3. Hubungan Ibu dan Anak Menjadi Inti Cerita
Kalau harus memilih satu elemen paling kuat dari drama ini, jawabannya jelas hubungan antara Jeong I Sin dan Cha Su Yeol. Hubungan mereka bukan sekadar konflik biasa. Ini tuh kebencian yang dipendam bertahun-tahun, ada rasa kehilangan, trauma masa kecil dan cinta yang nggak pernah benar-benar hilang antara ibu dan anak.
Su Yeol membenci ibunya dan melihat I Sin sebagai monster. Tapi seiring waktu, dia mulai mempertanyakan, apakah dia benar-benar mengenal ibunya? Apakah kebenciannya selama ini berdasar pada kebenaran… atau persepsi doang?
Interaksi mereka penuh emosi, intens, dan rasanya menyakitkan untuk ditonton.
4. Akting Go Hyun Jung Mendominasi
Nggak berlebihan kalau bilang Queen Mantis adalah panggungnya Go Hyun Jung. Penampilannya yang tenang, dingin, minim ekspresi, tapi sangat mengintimidasi. Dia nggak perlu berteriak untuk jadi menakutkan. Cukup dengan tatapan… dan aku sudah dibikin merinding.
Di sisi lain, Jang Dong Yoon juga tampil oke banget sebagai detektif Su Yeol yang penuh emosi, rentan, dipenuhi amarah, tapi juga rapuh.
Chemistry mereka bukan romantis, tapi emosional dan traumatis dan justru itu yang membuatnya kuat.
5. Atmosfer Gelap dan Sinematografi yang Kuat
Drama ini berhasil menciptakan suasana suram, gelap, dingin dan penuh tekanan. Setting seperti kota tambang yang terbengkalai dari masa lalu itu menambah nuansa kesepian, trauma, dan kehancuran sosial.
Penggunaan close-up dalam dialog juga rasanya sangat efektif untuk menunjukkan emosi, meningkatkan ketegangan, bahkan membuatku sempat terjebak dalam konflik karakter.
6. Plot Si Copycat Killer, Kurreeng
Awalnya, misteri pembunuh peniru ini rasanya sangat menjanjikan. Nah seiring berjalan, pengembangannya terasa kurreeeng alias kurang maksimal eheheh.
Beberapa masalahnya adalah motivasi karakter kurang digali dalam, twist terasa setengah matang dan potensi psikologis nggak dimanfaatkan sepenuhnya.
Salah satu yang cukup kontroversial dan bikin aku langsung ngedrop adalah penggambaran karakter trans, yang menurutku aneh aja, kurang sensitif dan terlalu dekat dengan stereotip gangguan mental.
Ah pokoknya ini menjadi salah satu titik lemah yang cukup disorot, dan kuyakin bukan cuma aku aja yang merasa bagian ini aneh.
Ditambah lagi, sebagai drama kriminal psikologi yang slowburn, Queen Mantis memang nggak terburu-buru. Tapi, masalahnya beberapa bagian terasa terlalu lambat, dialognya repetitif dan ketegangan kadang hilang di tengah. Padahal, cuma dengan 8 episode, seharusnya cerita bisa lebih padat dan tajam.
***
Kelebihan dan Kekurangan Drama Korea Queen Mantis
- Kelebihan:
1. Akting luar biasa dari Go Hyun Jung yang benar-benar menghidupkan karakter
2. Relasi ibu-anak yang kompleks dan emosional
3. Tema berat dan berani, penuh dengan dilema moral
4. Konsep cerita unik dan menarik sejak awal
5. Sinematografi dan pengarahan visual yang kuat
- Kekurangan
1. Pacing terlalu lambat dan tidak konsisten
2. Plot copycat killer kurang dalam dan terasa lemah
3. Beberapa karakter pendukung nggak berkembang maksimal
4. Penggambaran isu sensitif soal trans yang ah sudahlah.
5. Kritik sosialnya terasa setengah matang
6. Nggak akan cocok untuk semua orang karena temanya berat
***
Queen Mantis bukan drama yang bikin senang, tapi justru bikin nggak nyaman dan itu disengaja.
Dengan akting luar biasa, terutama dari Go Hyun Jung, drama ini berhasil menggugah emosi, memancing otak buat mikir dan mengaburkan batas antara benar dan salah.
Kalau Pengembara suka drama kayak gini yang genrenya thriller psikologi, serta ada karakter perempuan kuat. Maka Queen Mantis adalah tontonan yang nggak boleh dilewatkan.
Terima kasih sudah mampir, mohon maaf kalau ada salah-salah kata. Buat kamu yang sudah nonton, menurutmu Jeong I Sin ini sebenarnya baik atau jahat?


Komentar
Posting Komentar